10 Objek Wisata yang harus di kunjungi di Jepang

10 Objek Wisata yang harus di kunjungi di Jepang
http://www.voucherhotel.com/travel/objek-wisata-terbaik-di-jepang/

Traveller, hari ini kita jalan-jalan ke negara di Asia yang terkenal dengan teknologi robotnya (dan *maaf* dengan fil dewasanya juga)..
Ya, benar sekali. Kita akan mengunjungi Jepang..
 
Jepang adalah negara yang modern yang memiliki banyak tempat wisata yang indah. Banyak warga Indonesia menjadikan Jepang sebagai destinasi wisata impian. Negara kelahiran manga dan anime tersebut menyimpan banyak hal unik serta memiliki ratusan tempat menarik. Tempat menarik di Jepang bervariasi mulai dari kawasan wisata alam hingga tempat wisata budaya dan gaya.

 

1. Paviliun Emas, Kyoto

 

 

Unik dan indah, itulah 2 kata pertama yang akan muncul di benak kita saat menyaksikan Paviliun Emas (Kinkaku-ji) di Kyoto. Bangunan dengan gaya arsitektur khas Jepang ini dilapisi dengan lembaran emas sungguhan. Dari jauh, Kinkaku-ji tampak bersinar berkilauan tertimpa cahaya matahari. Pada malam hari Kinkaku-ji tetap memancarkan sinar indah dari pantulan cahaya lampu. Terletak di tepi kolam yang tenang, Kinkaku-ji menghadirkan pemandangan luar biasa indah yang tak mungkin ditemukan di tempat lain.

 

 

2. Kuil Fushimi Inari, Kyoto
Kyoto yang pernah berperan sebagai ibukota Jepang ternyata menyimpan banyak bangunan unik dan menarik. Selain Kinkaku-ji, Kyoto juga memiliki Kuil Fushimi Inari yang tampak cerah dan berani dengan nuansa warna merah menyala. Kuil Fushimi Inari terletak di kaki gunung Inari dengan ketinggian hanya sekitar 233 meter. Pada zaman Heian, Kuil Fushimi Inari merupakan simbol perlindungan terhadap kekaisaran.

Kuil Fushimi Inari

Kuil Fushimi Inari

 

 

3. Kuil Kiyomizu, Kyoto

http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/9/93/Kyoto-Kiyomizu_Temple-2.JPG/1024px-Kyoto-Kiyomizu_Temple-2.JPG
Masih berlokasi di Kyoto, objek wisata terbaik di Jepang berikutnya adalah Kuil Kiyomizu (Kiyomizu-dera). Kuil Buddha yang terletak di bagian timur Kyoto ini menjadi bagian dari Monumen Bersejarah Kyoto Kuno yang dinobatkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Poin terunik dari Kuil Kiyomizu adalah proses pembangunannya yang sama sekali tidak menggunakan paku. Pada musim gugur, bangunan Kuil Kiyomizu yang hitam legam tampak jauh lebih indah karena dikelilingi pepohonan berwarna kemerahan.

 

 

4. Kuil Todaiji, Nara

http://1.bp.blogspot.com/-WAhLZIsJST4/UbAbh7KUL5I/AAAAAAAABD4/PTA-zVPkhiw/s1600/6Kuil+Todaiji.jpg
Kuil tetap menjadi objek wisata andalan di Jepang. Kuil Todaiji yang berdiri megah di wilayah Nara menjadi salah satu objek wisata terbaik yang hampir selalu ramai dikunjungi wisatawan lokal dan mancanegara. Todaiji yang artinya Kuil Besar Timur masuk ke dalam daftar Situs Warisan Dunia UNESCO bersama kuil dan bangunan kuno lainnya di kota Nara. Kuil ini menjadi rumah dari patung perunggu Buddha Vairocana terbesar di dunia.

 

 

5. Paviliun Perak, Kyoto
Jika ada paviliun emas di Kyoto, maka ada pula paviliun perak yang tak kalah indah dan menarik. Paviliun Perak (Ginkaku-ji) didirikan atas perintah dari Ashikaga Yoshimasa, cucu dari tokoh dibalik pembangunan Paviliun Emas, Ashikaga Yoshimitsu. Meski bernama Paviliun Perak, bangunan kuil ini sama sekali tidak dilapisi dengan perak. Nama tersebut berasal dari rencana awal untuk melapisi bangunan dengan kertas perak, namun rencana tersebut tak kesampaian hingga Ashikaga Yoshimasa meninggal.

Ginkaku-ji

Ginkaku-ji

 

 

6. Kastil Nijo, Kyoto

http://media-cdn.tripadvisor.com/media/photo-s/03/4c/c4/dc/nijo-castle.jpg
Kastil biasanya memiliki bentuk yang tinggi mencolok, namun Kastil Nijo memiliki penampakan bangunan yang agak berbeda. Kastil Nijo dibangun mendatar di atas lahan seluas 275.000 meter persegi. Total lahan yang ditempati bangunan kastil mencapai 8.000 meter persegi, sementara sisanya merupakan lapangan-lapangan luas yang dilindungi oleh 2 lapis benteng. Tak hanya benteng, Kastil Nijo juga dikelilingi oleh parit lebar sebagai salah satu bentuk pertahanan terhadap serangan musuh.

 

 

7. Kubah Bom Atom, Hiroshima

http://media-cdn.tripadvisor.com/media/photo-s/03/00/ca/f0/caption.jpg
Peristiwa jatuhnya bom atom di kota Hiroshima menyisakan duka yang mendalam bagi warga Jepang. Untuk mengenang peristiwa tersebut, dibangunlah Monumen Peringatan Perdamaian Hiroshima yang lebih dikenal dengan nama Kubah Bom Atom oleh warga sekitar. Kubah Bom Atom menampilkan bangunan usang dengan tiang kerangka kubah di bagian atas. Bangunan ini melambangkan keadaan kota Hiroshima setelah bom atom dijatuhkan di kota tersebut.

 

 

8. Balai Sanjusangendo, Kyoto

Sanjusangendo merupakan salah satu kuil Buddha di kota Kyoto. Nama Sanjusangendo yang berarti Aula 33 ken melambangkan bentuk bangunan kuil yang menyerupai aula sepanjang 33 tiang. Koleksi utama di Balai Sanjusangendo adalah patung Sahasrabhuja-arya-avalokitesvara atau Kannon Seribu Lengan. Balai Sanjusangendo juga menyimpan 1.000 patung Kannon Seribu Lengan yang terjajar rapi membentuk 10 baris dan 50 lajur.

Sanjusangendo

Sanjusangendo

 

 

9. Meiji Jingu, Shibuya

http://static.panoramio.com/photos/large/76729681.jpg
Meiji Jingu atau Kuil Meiji di kawasan Shibuya dibangun untuk menghormati Kaisar dan Permaisuri Jepang pada zaman Meiji. Kuil ini berlokasi di kawasan hutan seluas 700.000 meter persegi yang memiliki sekitar 120.000 pohon dari 365 jenis berbeda. Oleh sebab itu, sebagian wisatawan di kawasan ini tidak hanya datang untuk menyaksikan Kuil Meiji tetapi juga untuk bersantai dan menikmati keindahan alam di sekitarnya.

 

 

10. Kuil Ise, Ise

http://data.tribunnews.com/foto/bank/images/kuil-ise-jingu_ok.jpg
Pariwisata Jepang memang tak bisa terpisahkan dari kuil. Dari 10 objek wisata terbaik di Jepang, 7 di antaranya merupakan kuil. Kuil yang terakhir terletak di kawasan Ise, prefektur Mie, Jepang. Kuil agama Shinto ini didirikan untuk menyembah Dewi Amaterasu yang dikenal sebagai Dewi Matahari dalam kepercayaan Shinto. Kuil Ise atau Kuil Besar Ise merupakan salah satu situs tersuci dari agama Shinto yang konon menyimpan Cermin Suci, satu dari tiga benda pusaka dalam kekaisaran Jepang.