Smartphone Kelas Mahal? Samsung dan Apple adalah Rajanya!

Smartphone flagship
futureloka.com

Cocok buat yang berdompet tebal.

Para produsen ponsel pintar tentu ingin mendapat kesuksesan besar akan apa yang mereka jual. Salah satu faktor utama yang bisa membuat suatu produsen ponsel pintar dapat dibilang sukses ialah angka penjualan produk mereka.

Untuk mencapai angka penjualan yang tinggi, tentu perusahaan ponsel pintar perlu membuat strategi, dan salah satu strategi yang terlihat jelas ialah membuat ponsel pintar untuk berbagai kalangan sehingga para produsen membuat ponsel dengan tingkatan spesifikasi dan harga yang berbeda-beda mulai dari yang paling murrah hingga yang paling mahal.

Untuk ponsel dengan harga murah hingga sedang, ada banyak perusahaan yang bersaing menguasai pasar kelas tersebut. Mulai dari Xiaomi, Realme, OPPO, Huawei, dan berbagai perusahaan lainnya. Tapi untuk pasar ponsel pintar dengan harga mahal, hanya ada dua penguasanya yaitu Samsung dan Apple.

Dua vendor teknologi, Apple dan Samsung memang terkenal dengan produk ponsel kelas premium yang dibandrol dengan harga mahal. Berdasarkan data terbaru dari lembaga riset pasar Counterpoint, keduanya pun saat ini tengah menguasai segmen papan atas tersebut.

Market Monitor melaporkan bahwa untuk kuartal ketiga tahun 2018 menyebutkan bahwa Apple dan Samsung merajai sebagian besar “kue” penjualan smartphone global untuk kategori harga 600-800 dollar AS atau setara dengan Rp 8,7 juta-11,6 juta dalam periode tersebut.

Baca juga: HP Samsung Terbaru 2019

Smartphone flagship
www.cnet.com

Vendor asal Amerika Serikat dan Korea Selatan ini telah meraih pangsa pasar gabungan hingga mencapai 81 persen. Sisanya diperebutkan oleh vendor-vendor ponsel lainnya. Untuk smartphone dengan harga tertinggi, di atas 800 dollar AS, Apple mendominasi market share dengan kisaran 80 persen.

Selain itu, Counterpoint juga mencatat bahwa pasaran smartphone pada kuartal ketiga 2018 ini mengalami penurunan hingga 5 persen. Namun, pasaran smartphone premium dengan harga di atas 400 dollar AS (Rp 5,8 juta) justru mengalami kenaikan hingga 19 persen.

Dengan demikian, menurut Counterpoint, mengutip Kompas Tekno yang melansir Phone Arena, Selasa (7/1/2019), seperlima dari total penjualan smartphone sepanjang kuartal ketiga 2018 adalah smartphone dengan harga Rp 5,8 juta atau lebih.

Smartphone flagship
www.itpro.co.uk

Untuk kelas smartphone dengan harga 400-600 dollar AS, Samsung unggul dengan penguasaan pangsa pasar hingga 25 persen. Kemudian disusul oleh Apple dengan 21 persen pangsa pasar. Setelahnya secara berurutan ada Huawei dengan 17 persen, Vivo dengan 10 persen, OPPO dengan 7 persen, dan Xiaomi dengan 6 persen.

Meskipun smartphone yang dikeluarkan oleh Samsung dan Apple ini cendurung tidak ramah kantung, namun spesifikasi, fitur, dan teknologi yang ditawarkan tentu tidak mengecewakan konsumen. Harga yang ditawarkan sepadan dengan kualitas smartphone yang ditawarkan.

Baca juga: Sejumlah Seri iPhone Dilarang Edar di Tiongkok

Oleh sebab itu, meskipun smartphone kedua vendor ini dibandrol dengan harga mahal di pasaran, para konsumen tetap mencari-cari produknya hingga Apple dan Samsung mendapatkan pangsa pasar terbesar untuk industri smartphone.

Tags :