Sejumlah Seri iPhone Dilarang Edar di Cina. Apa Penyebabnya?

Sejumlah Seri iPhone Dilarang Edar di Cina. Apa Penyebabnya?
https://selular.id

Ada masalah apa antara Cina dan iPhone?

iPhone adalah salah satu smartphone yang saat ini paling banyak digandrungi oleh pengguna gadget. Meskipun iPhone mematok harga yang relatif mahal dibandingkan brand lainnya, dengan spesifikasi dan berbagai fiturnya iPhone tidak pernah kehilangan mangsa pasar.

Sadar akan kebutuhan pengguna gadget, iPhone senantiasa memperbaharui perangkat dan fitur-fiturnya dalam seri-seri iPhone terbaru yang mereka keluarkan. Tentunya hal ini pun merupakan upaya iPhone untuk bertahan dalam persaingan industri IT yang semakin ketat.

Meskipun iPhone memiliki mangsa pasar yang besar, Cina melarang peredaran sejumlah seri iPhone. Negara yang juga terdepan dalam persaingan industri IT ini melarang beberapa seri iPhone setelah Pengadilan Rakyat Fuzhou memenangkan sengketa Qualcomm atas Apple.

Perlu dicatat bahwa hanya beberapa seri iPhone yang dilarang di Cina. Seri iPhone terbaru seperti iPhone XS, XS Max, dan XR tidak termasuk. Sedangkan seri iPhone yang dilarang di Cina adalah iPhone 6s, 6s Plus, 7, 7 Plus, Plus 8, 8 Plus, dan X.

Baca juga: Orang Indonesia Paling Banyak Googling 15 Hal Ini di Tahun 2018

Masih ada beberapa seri iPhone yang boleh beredar di Cina via  http://harnas.co

Sengketa antara Qualcomm dan iPhone menyangkut dua paten milik Qualcomm. Menurut laman Gizmodo, dikutip dari Tirto.id, paten tersebut memberi kesempatan pengguna untuk menyesuaikan ulang tampilan dan ukuran foto.

Selain itu, paten lainnya berkaitan dengan pengelolaan aplikasi yang memakai layar sentuh untuk melihat, menutup, dan menavigasi aplikasi di ponsel pengguna.

Wakil Presiden dan Penasihat Umum Qualcomm Incorporated, Don Rosenberg, menyatakan bahwa jarang sekali Qualcomm menempuh jalur hukum untuk menyelesaikan masalahnya. Namun, sengketanya dengan Apple ini mendorong pihaknya ke jalur hukum demi melindungi hak kekayaan intelektual.

Menurut pernyataan resmi Qualcomm, dikutip dari Tirto.id, “Apple terus mengambil manfaat dari kekayaan intelektual kami dan menolak memberikan kompensasi kepada kami. Perintah Pengadilan ini merupakan konfirmasi lebih lanjut dari kekuatan portofolio paten Qualcomm yang luas”.

Baca juga: 10 Aplikasi Terbaik iPhone Biar Kamu Gak Mati Gaya

Sengketa iPhone dan Qualcomm menjadi penyebab pelarangan via https://inet.detik.com

Setelah keputusan dari Pengadilan Rakyat Fuzhou dipublikasikan, tidak hanya beberapa seri iPhone yang dilarang beredar di Cina, saham Apple pun menurun hingga dua persen pada Senin (10/12/2018). Sementara saham Qualcomm menguat hingga tiga persen.

“Kami sangat menghargai hubungan dengan pelanggan. Kami juga memiliki keyakinan yang kuat akan kebutuhan untuk melindungi hak kekayaan intelektual,” ungkap Rosenberg, dilansir oleh Tirto.id.

Kasus sengketa dengan Qualcomm ini diharapkan menjadi pelajaran bagi Apple dalam persoalan hak paten. Selain itu, menjadi pelajaran pula bagi perusahaan IT lainnya. Bahwa sebagaimana diungkakan oleh pihak Qualcomm bahwa penghargaan terhadap hak paten adalah upaya perlindungan hak kekayaan intelektual.

Toh, ketika suatu perusahaan sadar akan urgensi persoalan hak paten, hal ini akan berimbas baik bagi kredibilitas perusahaan tersebut di mata publik. Dengan kata lain, publik pun akan semakin percaya dalam menggunakan produk-produk dari perusahaan tersebut. 

Tags :