Terlalu Banyak dan Gak Kenal Dengan Caleg Dapilmu? Ini Cara Pilih Caleg Berkualitas Menurut Perludem.

Terlalu Banyak dan Gak Kenal Dengan Caleg Dapilmu? Ini Cara Pilih Caleg Berkualitas Menurut Perludem.

Banyak banget dan hampir gak kenal semua.

Kini sudah mulai masuk masa kampanye pemilu 2019, siapa sih yang gak kenal dengan kandidat yang akan dipilih menjadi Presiden? Semua masyarakat Indonesia pasti tahu Joko Widodo, Ma'ruf Amin, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno yang akan bertarung dalam pemilihan Presiden yang juga diadakan serempak dengan Pemilu 2019. Bahkan beberapa orang tahu sejarah hidup masing-masing pasangan calon itu bagaimana termasuk salah satunya adalah track record, pencapaian maupun juga kekurangan masing-masing kandidat calon. Namun apakah ada yang sudah benar-benar mengenal semua calon legislatif di daerahmu? Paling hanya satu dua itu pun melalui stiker, spanduk di tepi jalan-jalan utama ataupun brosur yang ditempel ditembok-tembok.

Memang para legislatif daerah ini minim promosi dan kampanye yang langsung turun ke daerah pilihnya, sehingga masyarakat sendiri pun untuk bisa memilih secara objective dengan membandingkan dengan caleg yang lain akan sangat susah untuk di aplikasikan, paling ya milih yang dikenal, ataupun masih ada yang memilih caleg dengan konsep "cap cip cup kembang kuncup" alias diundi sendiri. Kalau sudah begitu nanti waktu tak merasakan adanya kemajuan daerah jadinya mulut mengulum kata-kata makian. Salahkan yang berkuasa padahal karena kita yang meluruskan jalan mereka menuju kursi pemerintahan daerah. Jadi mari kita hindari hal-hal tersebut gaes di era informatika ini gaes agar 4 tahun tak terbuang dengan memilih caleg yang salah.

Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini mengimbau pemilih untuk mencermati calon anggota legislatif ( caleg) sebelum hari pemungutan suara."Untuk menjadi pemilih yang baik, yang lebih rasional, ya kita harus memahami dulu apa yang menjadi kebutuhan kita dan kebutahan masyarakat," kata Titi. (Kompas.com)

Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa kamu jadikan cara untuk memilih calon legislatif di daerahmu agar tak salah langkah dan bikin sengsara.

1.

Mencari Informasi Rekam Jejak Melalui Sosial Media

Terlalu Banyak dan Gak Kenal Dengan Caleg Dapilmu? Ini Cara Pilih Caleg Berkualitas Menurut Perludem.

Di era informatika ini banyak hal bisa kita ketahui hanya dengan tiduran kamar sambil mengarungi dunia digital dengan handphone digenggaman kita. Rekam jejak para calon legislatif bisa kita cari infonya lewat sosial media.

2.

Mencari Caleg yang Memiliki Aspirasi Sejalan

Terlalu Banyak dan Gak Kenal Dengan Caleg Dapilmu? Ini Cara Pilih Caleg Berkualitas Menurut Perludem.

Setelah mencari profil caleg dapil kita di dunia digital atau spesifik dalam sosial media, selanjutnya coba dilihat apakah aspirasi atau karakter caleg tersebut sejalan dengan kamu. Aspirasinya bisa kita lihat dari postingan-postingan media sosial salah satunya, jika caleg tersebut aktif di sosial media dalam aspek menyampaikan aspirasi-aspirasinya itu juga bisa menjadi salah satu pertimbangan tambahan.

3.

Lihat Program dan Gagasannya.

Terlalu Banyak dan Gak Kenal Dengan Caleg Dapilmu? Ini Cara Pilih Caleg Berkualitas Menurut Perludem.

Bosan bukan dengan jargon-jargon atau tagline yang tersemat di spanduk-spanduk caleg dipinggir-pinggir jalan utama? Bosan karena banyak yang tak konsisten melakukan jargonnya sendiri ya hehe. Jadi cobalah lihat dan pertimbangkan dari gagasan dan program-program yang akan ditawarkan. Kalau perlu tanya langsung bagaimana realisasinya jika terpilih nanti, wakil rakyat yang baik pasti akan menjawab mention-mention atau direct-direct messagemu.

4.

Kalau Masih Bingung Coba Lihat Partainya.

Terlalu Banyak dan Gak Kenal Dengan Caleg Dapilmu? Ini Cara Pilih Caleg Berkualitas Menurut Perludem.

Tak dipungkiri dari partai mana itu caleg termasuk salah satu pertimbangan banyak pemilih sebelum memberikan suaranya. Karena jika tak mengenal siapa kandidat-kandidat yang ditawarkan minimal tahu bagaimana ideologi partai pengusungnya.

Beberapa cara tadi bisa kamu pakai saat memilih kandidat caleg daerahmu, sudah bukan jamannya randomisasi dalam memilih caleg dengan alasan banyaknya calon, dan satu lagi yang pasti, perhatikan caleg yang ditandai KPU, berarti caleg tersebut mantan napi korupsi yang seharusnya tidak diberikan kesempatan merampok lagi.

Baca Juga : Mulai dari Farhat Abbas Hingga Ratna Sarumpaet, Inilah 4 Blunder yang Dilakukan Oleh Kubu Jokowi dan Prabowo.

Tags :