Tak Direstui, Cowok ini Nekat Lempar Bom ke Rumah Pacar, Ibunya Dendam dan Lakukan Hal ini!

Tak Direstui, Cowok ini Nekat Lempar Bom ke Rumah Pacar, Ibunya Dendam dan Lakukan Hal ini!

Cinta ditolak, bom molotov bertindak

Kita kenal ungkapan jaman dulu saat cinta ditolak, “Cinta ditolak dukun bertindak”, namun mungkin kini hal tersebut sudah tak relevan dengan jaman atau tidak bekerja lagi. Beberapa saat lalu ada kisah cinta sepasang sejoli yang tidak mendapatkan restu dari orangtua sang gadis. Mungkin lelah karena usahanya meminta restu tidak mendapatkan hasil positif seorang laki-laki nekat melempar bom rumah pacarnya.

Pemuda warga Pekanbaru yang berumur 31 bernama Bobi ini mungkin frustasi, bingung cara apa lagi yang mampu meluluhkan hati orangtua kekaksihnya, hingga ia nekat melempar bom Molotov ke rumah pacarnya Galih yang bernama Anike.

Bobi dan Galih, pelaku pelemparan bom, via Google.com

Kronologi dijelaskan oleh Kasubag Humas Polresta Pekanbaru, Ipda Budhia Dianda berawal pada 8 Januari 2019. Pelemparan bom Molotov dilakukan oleh dua orang, Bobi dan temannya yang bernama Galih sekitar pukul 01.00 WIB. Korbannya adalah Ernawati (62) warga Jl Tenayan Raya, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru.

"Kedua tersangka melemparkan bom molotov ke rumah korban. Awalnya tersangka Bobi terlebih dahulu memecahkan kaca jendela, selanjutnya melemparkan bom molotov ke dalam rumah. Gorden di dalam sempat terbakar," kata Budhia.

Saat kejadian tersebut terjadi, Ernawati terbangun dan keluar rumah. Ia melihat siapa yang melempar bom sehingga rumahnya menjadi rusak. Saat keluar, kagetnya Ernawati saat mengetahui siapa pelakunya, yaitu Bobi. Ernawati langsung tahu Bobi karena pacar anaknya, Anike. Setelah mengetahui pelakunya Bobi, Ernawati langsung membalas dengan caci maki ke Bobi.

Barang bukti botol bom molotov, via Google.com

Namun sayangnya Bobi terlanjur kalap, Bobi bukannya menghentikan aksinya saat di caci maki, ia malah semakin marah dan kembali melempar bom Molotov ke rumah Ernawati sekaligus Anike pacarnya hingga menimbulkan suara ledakan dan menimbulkan api.

Setelah itu Bobi dan Galih langsung melarikan diri, setelahnya Ernawati melapor ke Polsek Tenayan Raya atas kejadian tersebut. Kini kedua pelaku mendapatkan balasan dengan diburu pihak Kepolisian. Barang bukti didapatkan dari lokasi berupa pecahan botol yang dijadikan sebagai bahan baku bom Molotov.

Kini Bobi dan Galih sudah tertangkap, Bobi mengakui perbuatannya. Bobi mengaku berani melakukan hal itu lantaran kesal tidak mendapatkan restu dari orangtua Anike, Ernawati sehingga gelap mata sampai membuat bom dan melemparnya kerumah kekasihnya.

Ya kini mungkin nasib Bobi semakin terpuruk ya, pasti semakin tidak direstui setelah peristiwa ini. Cinta ditolak bom Molotov bertindak, mungkin itu kiasan yang pantas dengan adanya kejadian ini. Sabar ya Bobi, harusnya cara meyakinkan orangtua Anike bukanlah dengan hal seperti itu, malah orangtuanya akan ragu mempercayakan anaknya kepada Bobi. Jangan ditiru ya teman0teman kalau kalian belum dapat restu dari orangtua pacar kalian.

Janganlah kalian melempar bom kepada orangtua pacar yang tidak direstui, tapi berilah mereka bukti bahwa kamu pantas menjaga anaknya dan membahagiakan mereka. Dengan cara bekerja yang benar, menjadi pribadi yang bertanggungjawab, dan tidak suka mambuat bom ya.

Baca Juga :

Tags :