Setelah Lion Air, Citilink Kini Terapkan Aturan Bagasi Berbayar?

Setelah Lion Air, Citilink Kini Terapkan Aturan Bagasi Berbayar?
https://makassar.terkini.id

Akankah menuai kontroversi seperti Lion Group?

Kebijakan Lion Air untuk menetapkan aturan bagasi berbayar hingga saat ini masih ramai diperbincangkan. Lion Group menuai kontroversi dari kebijakan yang dinilai mendadak tersebut. Terkait masalah perizinan dan sosialisasi pada masyarakat, kebijakan baru Lion Group ini akhirnya kini tengah ditinjau ulang oleh Kementerian Perhubungan.

Belum selesai dengan Lion Air, kini masyarakat dikejutkan lagi oleh Citilink yang akan mengikuti langkah Lion Air. Benarkah Citilink akan memberlakukan bagasi berbayar?

1.

Rencana Citilink mengenakan biaya untuk layanan bagasi

Setelah Lion Air, Citilink Kini Terapkan Aturan Bagasi Berbayar?

Maskapai Berbiaya Hemat (LCC), Citilink Indonesia dikabarkan akan menetapkan biaya bagasi untuk penumpang yang menggunakan layanan penerbangan domestik. Sebelum Citilink, langkah ini terlebih dulu diambil oleh Lion Air Group untuk Lion Air dan Wings Air.

Pihak Citilink mengaku bahwa penerapan aturan bagasi berbayar adalah perpanjangan dari Peraturan Menteri Perhubungan (Menhub) terkait Pelayanan Penumpang Kelas Ekonomi.

“Ketentuan baru yang akan diterapkan untuk bagasi tercatat penumpang, adalah penyesuaian dari Peraturan Menhub Nomor PM 185 Tahun 2015 mengenai Standar Pelayanan Penumpang Kelas Ekonomi,” ujar Amalia Yaksa, Pjs. VP Sales & Distribution PT Citilink Indonesia.

2.

Aturan kebijakan bagasi berbayar Citilink

Setelah Lion Air, Citilink Kini Terapkan Aturan Bagasi Berbayar?

Amalia menambahkan keterangannya bahwa aturan ini nantinya tidak berlaku bagi penumpang dengan rute internasional. Misal, Jakarta-Penang, Banyuwangi-Kuala Lumpur, Denpasar-Dili, dan sebagainya.

Kemudian untuk penumpang Citilink yang sudah menjadi member Supergreenn atau Garudamiles juga mendapatkan aturan yang berbeda. Mereka tetap bisa mendapatkan 10 Kg gratis melalui pembelian di page member.

Amalia pun menguatkan kebijakan Citilink ini dengan menyatakan bahwa Citilink, sesuai pasal 3 PM 185 Tahun 2015, adalah maskapai dengan pelayanan ‘no frills’ (pelayanan standar minimum), sehingga Citilink berhak untuk mengenakan biaya bagasi.

“Maka sesuai dengan kelompok pelayanan yang tertera pada Pasal 22 khususnya butir C Permenhub 185 Tahun 2015, maskapai no frills dapat mengenakan biaya untuk pengangkutan bagasi tercatat,”.

3.

Waktu pemberlakuan dan tarif yang belum pasti

Setelah Lion Air, Citilink Kini Terapkan Aturan Bagasi Berbayar?

Pihak Citilink sampai saat ini belum memberikan informasi pasti terkait kapan aturan bagasi berbayar ini diberlakukan. Untuk besaran tarif yang akan dikenakan untuk setiap kilogram bagasi penumpang juga belum diketahui.

Menurut keterangan Amalia, saat ini pihak manajemen Citilink Indonesia masih dalam proses mempersiapkan seluruh infrastruktur yang mendukung pemberlakuan aturan bagasi berbayar ini.

Beberapa hal yang tengah dipersiapkan oleh pihak Citilink Indonesia adalah SOP (Standard Operation Production), kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM), dan tidak lupa sosialisasi kepada seluruh masyarakat agar pemberlakuan aturan ini bisa berjalan lancar.

Baca Juga:

Menurut Kementerian Perhubungan, kebijakan mengenai bagasi berbayar ini tidak melanggar peraturan dan hukum, namun penerapannya membutuhkan sosialisasi ke masyarakat sehingga membutuhkan waktu untuk persiapannya. Sebagaimana kebijakan Lion Group yang diundur hingga dua pekan.