Orang Utan Aceh Diberondong 74 Peluru Karet, Spesiesnya Makin Terancam!

Orang Utan
Orang Utan jadi salah satu spesies terancam punah di Indonesia |

Nanti, anak cucu kita nggak akan bisa lihat langsung Orang Utan...

Spesies orang utan di Indonesia merupakan salah satu dari spesies yang nyaris punah. Dari waktu ke waktu kita kerap mendapati kabar mengenai orang utan yang mengalami penyiksaan atau dibunuh dengan kejam di Indonesia.

Terbaru, seekor orang utan ditemukan di Subulussalam, Aceh, dengan 74 peluru karet bersarang di tubuhnya serta tangan dan kaki yang penuh sayatan. Kabar ini tentu menambah panjang deretan kasus penyiksaan terhadap hewan yang sedang marak terjadi di Indonesia.

Orang utan yang kini dievakuasi ke Pusat Rehabilitasi Sibolangit di Sumatera Utara ini tadinya memiliki bayi dalam pelukannya. Sayang, si bayi tidak dapat diselamatkan dan Orang Utan yang dinamai Hope ini berada dalam kondisi kritis.

Berdasarkan kabar dari ketua Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, Sapto Aji Prabowo, Hope menderita luka di sekujur tubuhnya. Tidak hanya ditembus oleh 74 peluru karet, kedua mata Hope juga rusak dan hampir buta. Sekujur tubuh Hope dipenuhi lebam, dan terdapat beberapa tulang yang patah di tubuhnya.

Kondisi Hope ini meningkatkan kekhawatiran kita akan masa depan spesies Orang Utan di Indonesia. Berikut beberapa fakta tentang Orang Utan Sumatera di Indonesia.

Orang Utan
Orang Utan di Aceh kini kondisinya kritis setelah diberondong 74 peluru karet |

Hope hanyalah satu dari sekian banyak Orang Utan yang mengalami nasib nahas. Hal ini ditengarai karena adanya konflik kepentingan antara masyarakat dan korporasi yang mengubah lahan hutan menjadi lahan produksi dengan Orang Utan yang kehilangan habitatnya.

Karena itu, masyarakat mulai memburu Orang Utan yang dianggap sebagai hama merusak kebun warga dan perusahaan. Imbasnya tentu pada penurunan jumlah spesies Orang Utan di Indonesia secara drastis.

Selain itu, perburuan Orang Utan ini bukan hanya mengusir atau memindah Orang Utan ke penangkaran, namun juga sering berujung pada penyiksaan terhadap hewan malang ini.

Pada Januari 2018, sempat ditemukan mayat seekor Orang Utan di sungai dengan kepala terpenggal dan tangan serta kaki yang dipotong. Orang Utan ini disinyalir disiksa oleh warga dan tangan serta kaki yang dipotong itu digunakan sebagai bukti.

Artikel Lainnya

Padahal keberadaan Orang Utan memiliki peran besar dalam menjaga kelestarian alam.

Dilansir dari WWF, Orang Utan yang memakan buah-buahan berperan dalam penyebaran biji sehingga alam akan terus meregenerasi diri. Selain itu, Orang Utan juga mematahkan ranting-ranting hutan guna membuat sarangnya sebelum tidur sehingga cahaya matahari dapat masuk ke hutan.

Lalu jika Orang Utan punah, bagaimana nasib hutan kita yang semakin rentan? Bagaimana nasib anak cucu kita kelak yang hanya bisa melihat Orang Utan dari gambar dan foto di internet?

Tags :