Mark Avery, Bule Australia yang Bantu Merenovasi Rumah Warga Kediri

Mark Avery
Mark Avery saat merenovasi rumah warga Kediri | regional.kompas.com

Mark Avery mengikuti aksi sosial di Kediri

Akhir-akhir ini, bahasan mengenai nasionalisme tengah ramai di media sosial. Identitas kebangsaan pun menjadi kian menarik diperbincangkan setelah video Agnez Mo viral beberapa waktu yang lalu.

Di tengah ramainya perbincangan nasionalisme itu, seorang pria asal Australia rela terbang ke Kediri, Jawa Timur, untuk mengikuti aksi sosial. Di hadapan fenomena seperti ini, rasanya identitas kebangsaan tak lagi berarti.

1.

WN Australia ikut aksi sosial di Kediri

Mark Avery
Mark Avery | regional.kompas.com

Mark Avery, warga negara Australia, pada akhir November 2019 lalu sengaja datang ke Kediri, Jawa Timur, untuk mengikuti aksi sosial. Dilansir dari Kompas.com, pria berusia 61 tahun tersebut mengikuti aksi bedah rumah yang digagas oleh Komunitas Roty Kediri.

Saat mengikuti aksi ini, Mark tampak lihai menyapukan kuas cat di rumah salah satu warga di Wilayah Joho, Kecamatan Semen, Kediri.

Baca Juga: Geram Disebut ‘Germo’, Petinggi Garuda Roni Eka Mirsa Laporkan Akun @digeeembok!

Sebelumnya, tepatnya di tahun 2005, Mark pernah datang ke Kediri untuk menjadi relawan guru bahasa Inggris. Program belajar bahasa Inggris yang diikuti Mark pun digagas oleh Komunitas Roty Kediri.

2.

Ikut memberikan donasi

Mark Avery
Mark Avery memberikan donasi | regional.kompas.com

Kepada Kompas.com, Mark mengatakan bahwa ia mengetahui aksi sosial ini dari unggahan Komunitas Roty Kediri di grup Facebook. Selama dua tahun Mark mengikuti grup Facebook tersebut hingga akhirnya ia memutuskan untuk ikut langsung dan datang ke Kediri.

“Saya ikuti terus (Komunitas Roty Kediri) dan saya bangga karena mereka mempunyai jiwa sosial yang tinggi,” ujar Mark.

Baca Juga: Tolak DWP Karena Sumber Maksiat, Gerakan Pemuda Islam: Tiap Tahun Kami Menyusup!

Sebelum datang ke Kediri, Mark menghimpun donasi dari kolega dan keluarganya di Australia. Sumbangan yang berhasil dikumpulkan Mark dibawa ke Kediri untuk disumbangkan.

“Target saya waktu itu bisa bantu bedah satu rumah. Lalu terkumpul uang Rp 10 juta,” ucap Mark. Mark langsung memberikan donasi tersebut ke warga yang tidak mampu dan untuk kegiatan Komunitas Roty ini Mark tinggal di Kediri selama tiga hari.

3.

Apa itu Komunitas Roty?

Mark Avery
Aktivias Komunitas Roty | regional.kompas.com

Syam Al-Anshori, salah satu penggagas Komunitas Roty mengatakan bahwa komunitas tersebut merupakan komunitas sedekah di Kediri. Syam bersama anggota Komunitas Roty lainnya menggagas program belajar bahasa Inggris gratis sejak tahun 2005 lalu.

Baca Juga: Siswa Gembira! 2021 Ujian Nasional Resmi Dihapus, Nadiem Ganti Sama Format Baru

Selain itu, Komunitas Roty pun memberikan bantuan kepada para warga yang tidak mampu melalui pemberian sedekah dan bedah rumah seperti yang diikuti oleh Mark. Selain itu, Komunitas Roty pun memiliki program Mobil Reaksi Cepat (MRC).

Berbagai kegiatan yang dilakukan oleh Komunitas Roty pun selalu diunggah di media sosial mereka. Oleh sebab itu, Mark yang berada jauh di Australia pun bisa mengetahui dan akhirnya turut serta di kegiatan Komunitas Roty.

Artikel Lainnya

Keikutsertaan Mark dalam program Komunitas Roty ini diapresiasi oleh anggota lainnya. Menurut Syam, keikutsertaan Mark menunjukkan bahwa siapa pun bisa terlibat dalam aksi sosial.

“Semakin banyak tangan yang membantu semakin ringan beban saudara kita yang tidak mampu,” ujar Syam.

Tags :