Ulama Putuskan Tak Haram, Warga Arab Saudi kini Rayakan Valentine!

mohammed bin salman
mohammed bin salman | www.cnnindonesia.com

Arab Saudi kian modern!

Hal mengejutkan terjadi di Arab Saudi, bagaimana tidak, di negara serambi Makkah itu perayaan hari Valentine diperbolehkan bagi warganya, kini warga Arab Saudi bebas merayakan hari kasih sayang tersebut tanpa takut ditahan polisi syariah setelah fatwa yang mengizinkan perayaan tersebut beredar lewat akun Twitter.

Lebih lanjut, dilansir dari Arabnews, Kamis (15/2), seorang ulama Arab Saudi sekaligus mantan kepala polisi syariah, Sheik Ahmad Al-Ghamdi mengeluarkan pernyataan jika hari Valentine sejatinya tidak bertentangan dengan ajaran Islam, pernyataan ini tentu menimbulkan polemik, terutama dari pihak garis keras yang selama ini dipegang teguh oleh polisi syariah Arab Saudi.

Merayakan Hari Valentine tidak bertentangan dengan ajaran Islam sama seperti Hari Nasional dan Hari Ibu, kata Al-Ghamdi dalam wawancara dengan Arab News yang juga dilansir kantor berita Reuters.

Hal serupa juga diteken oleh, Dar Al-Ifta Al-Misriya atau Dewan Dekrit Keagamaan Mesir, Ahmed Mamdouh yang mengeluarkan fatwa berisi memberikan kebebasan kepada warganya untuk mengikuti perayaan dan bertukar hadiah di Hari Valentine.

Tidak ada salahnya menetapkan satu hari untuk menunjukkan rasa cinta satu sama lain.

Bahkan hal kontroversial justru keluar dari Mufti Agung Tunisia, Othman Battikh, dirinya membantah kalau Hari Valentine adalah tradisi Kristiani, baginya apapun yang membuat orang berbuat baik itu tidak bertentangan dengan ajaran Islam.

Apapun yang membuat orang makin dekat adalah hal yang baik, kata dia sambil menambahkan bahwa umat muslim bisa merayakannya tanpa meninggalkan ajaran Islam.

mohammed bin salman
Reformasi wanita diperbolehkan nonton sepak bola | www.cnnindonesia.com

Dilain pihak, Mohammed Al-Shahat Al-Jundi, anggota Pusat Riset Islam juga berpendapat kalau perayaan semacam ini dapat membantu menjaga keharmonisan keluarga.

Sementara itu, Putra Mahkota, Pangeran Mohammed bin Salman atau biasa dipanggil MBS, kini juga tengah mendorong agar Arab Saudi lebih moderat. Tercatat MBS telah melonggarkan sejumlah batasan-batasan sosial, tujuannya tentu agar kerajaan semakin modern, diantaranya, mengurangi peran polisi syariah, mengizinkan perempuan mengemudi, menonton sepak bola di stadion, menonton film, konser.

Mohammed bin Salman
Mohammed bin Salman | www.cnnindonesia.com

Bukan rahasia umum jika di masa lalu, Hari Valentine pernah menjadi momok bagi warga Arab Saudi, terutama mereka yang berwirausaha, pada hari tersebut kerap sekali razia dilakukan, namun sejak tahun lalu, berbagai langkah tersebut dicabut. Kini di beberapa kota, banyak toko-toko bunga dan toko-toko hadiah mulai berani membuka lebar-lebar tanpa takut terganggu atau disita oleh polisi syariah.

Perubahan-perubahan yang tengah digencarkan oleh Kerajaan Saudi tentu sangat ambisius, pasalnya perubahan ini seusia dengan platform kebijakan Visi 2030 agar Saudi terlihat lebih moderat, tak kaku, serta maju di segala bidang. Dengan kata lain, ia tak ingin Saudi makin dekaden di tengah ekonomi global yang kompetitif.

Tags :