Daftar 140 Kota Layak Huni di Dunia Rilis, ini Peringkat Jakarta!

Kira-kira Jakarta di peringkat berapa ya?

Ibukota Indonesia, DKI Jakarta kerap menjadi destinasi banyak perantau untuk mengadu nasib dengan harapan bisa memperbaiki kualitas hidup. Namun selain terkenal dengan kegemerlapannya, Jakarta juga beberapa kali menjadi peringkat satu dalam daftar kota paling polusi.

Lalu, seberapa layakkah Jakarta jadi hunian?

Baru-baru ini The Economist Intelligence Unit (EIU) merilis laporan Global Liveability Report 2019 yang mengukur kelayakan huni 140 kota di dunia.

Vienna | www.google.com

Di dalam laporan tersebut, Vienna menjadi kota paling layak huni di dunia. Tahun ini menjadi tahun kedua Vienna mendapat julukan tersebut, setelah tahun lalu mendepak Melbourne yang selama tujuh tahun berturut-turut telah menempati posisi pertama sebagai kota paling layak huni di dunia.

Baca juga: Diduga Layak Huni, NASA Umumkan Penemuan Baru Exoplanet dan Bikin Heboh Netizen Dunia. Yuk Kenali 6 Fakta Menariknya!

Kota di negara Austria tersebut mendapatkan skor hampir sempurna yaitu sebesar 99,1 dari 100, dengan skor luar biasa didapatkan di empat dari lima kategori penilaian, yaitu stabilitas, kesehatan, kebudayaan dan lingkungan, pendidikan serta infrastruktur (Kompas.com).

Sedangkan di kawasan Asia-Australia, rata-rata kotanya mendapat skor 73,1 lebih rendah dari rata-rata global yang sebesar 75, 8. Dalam daftar tersebut Melbourne berada di posisi tertinggi dengan skor 98,4.

Jakarta sendiri masih harus tertinggal jauh dibandingkan dengan kota-kota lain, baik kawasan Asia-Australia maupun dunia.

Indonesia menempati posisi ke 115 dari 140 negara yang dinilai dalam survei EIU. Jakarta hanya mendapat skor 57,1 dari 100. Penilaian tersebut berdasarkan stabilitas, kesehatan, kebudayaan dan lingkungan, pendidikan serta infrastruktur.

Skor tertinggi Indonesia di dapatkan pada kategori kualitas layanan pendidikan sebesar 66,7 dan terendah di sektor layanan kesehatan sebesar 45,8. Namun, dari segi keamanan dan stabilitas, Jakarta dinilai telah melakukan perbaikan yang cukup signifikan.

Pusat kota Korea Selatan, Seoul (menduduki posisi 57 dengan skor 86,1) telah melakukan perbaikan dari segi stabilitas seiring dengan semakin rendahnya risiko ancaman publik di bawah kepemimpinan Presiden Moon Jae In yang telah mengambil jalur yang lebih damai dalam hubungannya dengan Korea Utara. Kota lain yang mengalami peningkatan keamanan yang serupa meliputi Jakarta (posisi 115 dengan skor 57,1) dan Dhaka (di posisi 138 dengan skor 39,2).

DKI Jakarta
DKI Jakarta | www.google.com
Artikel Lainnya

Indonesia masih tertinggal oleh Hanoi yang ada di posisi 107, Manila di peringkat 103, dan Bandar Seri Begawan di peringkat 102.

Hasil survei ini bisa dijadikan sebagai bahan evaluasi guna meningkatkan kualitas hidup di DKI Jakarta. Menurutmu apa nih yang masih kurang dari Jakarta?

Tags :