Benarkah Gaji Rendah Pejabat Picu Korupsi? Ternyata Segini Gaji Para Koruptor di Indonesia!

Benarkah Gaji Rendah Pejabat Picu Korupsi? Ternyata Segini Gaji Para Koruptor di Indonesia!
http://makassar.tribunnews.com

Gaji berapa yang cukup untuk menutupi keserakahan manusia?

Debat pertama dua paslon 01 dan 02 sudah selesai dilaksanakan. Meskipun debat berjalan cukup santai dan biasa saja, ada beberapa hal yang pasti tidak akan terlupakan bagi masyarakat Indonesia. Salah satunya adalah pernyataan Prabowo yang menyebut gaji rendah pejabat sebagai pemicu korupsi.

Hal ini cukup kontroversi karena menurut salah satu ahli hukum Bayu Dwi Anggono, tunjangan kinerja pada pejabat negara seperti hakim, jaksa, hingga polisi sudah sangat tinggi. Dia menyebutkan jika terjadinya korupsi karena adanya motif keserakahan yang begitu besar.

Namun, benarkah? Bagaimana datanya? Yuk, kita simak data gaji para koruptor Indonesia yang dilansir dari detik.com ini!

1.

Ketua Mahkamah Konstitusi Akul Mochtar dengan gaji Rp 121 juta

Benarkah Gaji Rendah Pejabat Picu Korupsi? Ternyata Segini Gaji Para Koruptor di Indonesia!

Salah satu pejabat negara top yang terlibat kasus korupsi besar adalah Akil Mochtar. Saat itu Akil Mochtar menjabat sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi dengan gaji sebesar Rp 121 juta. Pendapatan ini belum termasuk fasilitas protokoler seperti rumah dinas, ajudan, dan kendaraan untuk mobilitas Akil.

Namun, gaji yang besar itu tampaknya tidak membuat Akil puas, terbukti dia tetap melakukan korupsi hingga ratusan miliar rupiah dan harus menerima hukuman penjara seumur hidup di LP Sukamiskin.

2.

Hakim Konstitusi Patrialis Akbar degan gaji Rp 78 juta

Benarkah Gaji Rendah Pejabat Picu Korupsi? Ternyata Segini Gaji Para Koruptor di Indonesia!

Hakim konstitusi di Indonesia menjadi salah satu pejabat publik yang memiliki gaji selangit. Menurut data gaji ASN, hakim konstitusi akan mendapatkan gaji Rp 78 juta per bulan. Seorang hakim juga akan mendapatkan banyak fasilitas protokoler dari negara.

Namun, dengan adanya kekuatan lebih yang ada dalam jabatan. Malah membuat Patrialis Akbar mengeruk harta negara dengan melakukan korupsi. Alhasil, dia menjadi salah satu pesakitan di Lapas Sukamiskin dengan masa hukuman 8 tahun penjara.

3.

Ketua DPR Setya Novanto dengan gaji Rp 60 juta

Benarkah Gaji Rendah Pejabat Picu Korupsi? Ternyata Segini Gaji Para Koruptor di Indonesia!

Siapa yang tidak mengenal sosok Setya Novanto? Dia pernah menjabat sebagai orang nomor 1 di DPR sebelum akhirnya tertangkap karena kasus korupsi yang menjeratnya. Padahal, Setya Novanto sudah mendapatkan gaji yang sangat wah, yaitu Rp 60 juta belum termasuk dengan tunjangan.

4.

Ketua DPD Irman Gusman bergaji lebih dari Rp 50 juta

Benarkah Gaji Rendah Pejabat Picu Korupsi? Ternyata Segini Gaji Para Koruptor di Indonesia!

Sosok Irman Gusman menjad salah satu sosok pejabat papan atas yang terlibat kasus korupsi. Meskipun sudah mendapatkan uang banyak dari gaji bulanan sebagai Ketua DPD sebesar Rp 50 juta perbulan. Isman masih rakus untuk mendapatkan tambahan harta dari hasil korupsi.

5.

Menteri memiliki gaji rata-rata Rp 18,6 juta per bulan

Benarkah Gaji Rendah Pejabat Picu Korupsi? Ternyata Segini Gaji Para Koruptor di Indonesia!

Menteri merupakan salah satu jabatan strategis dalam pemerintahan. Namun, tidak sedikit menteri yang tersandung kasus korupsi meskipun sudah mendapatkan gaji yang mewah dari pemerintah. Beberapa di antaranya adalah Andi Mallarangeng dan Surya Darma Ali.

Dua orang itu sudah mendapatkan gaji bulanan Rp 18,6 juta perbulan dengan berbagai fasilitas. Namun, tetap nekat melakukan korupsi dan merugikan negara.

6.

Ketua Pengadilan Tinggi dengan gaji Rp 50 juta

Benarkah Gaji Rendah Pejabat Picu Korupsi? Ternyata Segini Gaji Para Koruptor di Indonesia!

Pengadilan adalah tempat yang harusnya adil dan bebas dari praktek culas korupsi. Pemerintah pun mencoba memberikan gaji tinggi dalam jabatan tersebut hingga mencapai Rp 50 juta per bulan. Namun, gaji sebesar ini ternyata tidak mampu menahan keinginan seseorang untuk korupsi.

Salah satunya adalah kasus tangkap tangan yang menerpa Ketua Pengadilan Tinggi Manado, Sudiwardono setelah menerima uang suap.

7.

PNS Ditjen Pajak dengan total pendapatan Rp 16 juta per bulan

Benarkah Gaji Rendah Pejabat Picu Korupsi? Ternyata Segini Gaji Para Koruptor di Indonesia!

Tidak dipungkiri jika PNS Ditjen Pajak menjadi salah satu jabatan PNS yang diburu banyak orang. Hal ini tidak lepas dari gaji selangit yang siap diberikan. Kurang lebih, PNS akan menerima gaji tertinggi mencapai 4 juta perbulan dengan tunjangan yang mencapai Rp 12 juta.

Sayangnya, banyak pegawai pajak yang culas dan serakah yang tetap mencoba mencari keuntungan dari uang pajak rakyat, contohnya adalah Gayus Tambunan.

8.

Gubernur daerah yang memiliki gaji Rp 5,8 juta plus tunjangan

Benarkah Gaji Rendah Pejabat Picu Korupsi? Ternyata Segini Gaji Para Koruptor di Indonesia!

Nama Zumi Zola dan Nur Alam menjadi beberapa nama kepala daerah yang terlibat korupsi dengan jumlah yang besar. Padahal, mereka sudah mendapatkan gaji pokok yang mencapai Rp 5,8 juta. Itu belum berbagai tunjangan lainnya yang bisa mencapai Rp 10 juta perbulan.

Baca Juga:

Melihat hal ini, solusi korupsi pada pejabat negara dengan menaikkan gaji rasanya kurang tepat. Karena bukan masalah gaji, namun masalah mentalitas para pejabat. Kalau gaji mereka rendah dan kurang mencukupi kebutuhan mereka sebagai pengayom negara, lantas  seberapa besar gaji yang cukup untuk menutup keserakahan manusia?

Tags :