Fakta di Balik Pemilihan Warna Cover Paspor Tiap Negara yang Berbeda

fakta di balik warna cover paspor
Warna cover paspor | unsplash.com

Kenapa punya Indonesia warnanya hijau tua?

Paspor adalah salah satu dokumen resmi yang harus dimiliki saat bepergian ke luar negeri. Tanpa identitas ini, kamu akan kesulitan untuk pergi ke negara lain. Menyoal paspor, banyak yang tidak menyadari kalau warna dari setiap negara bakal berbeda dengan satu sama lain.

Usut punya usut, setiap warnanya punya makna tersendiri. Meski tak ada aturan pasti terkait hal ini, umumnya warna paspor melambangkan kepercayaan, agama, budaya, dan bahkan preferensi politik dari negara tersebut.

fakta di balik warna cover paspor
Beda negara beda warna | unsplash.com

Contohnya Indonesia dan beberapa negara yang penduduknya didominasi dengan penduduk yang beragama Islam. Hijau merupakan warna penting dalam agama tersebut sekaligus menjadi simbol dari alam dan kehidupan. Selain itu, negara anggota ECOWAS atau The Economic Community of West African States seperti Nigeria juga memilih hijau sebagai warna cover paspornya.

Warna yang berbeda dipakai oleh negara Uni Eropa yang lebih memilih untuk menggunakan burgundy sebagai warna cover paspornya. Negara dengan sistem pemerintahan komunis seperti Tiongkok juga memilih merah sebagai warna cover paspornya.

Amerika Serikat sendiri termasuk negara yang tidak konsisten dalam memilih warna paspor. Negara Paman Sam ini pernah menggunakan cover paspor berwarna beige, kemudian berganti hijau, merah, hingga akhirnya mulai menggunakan biru sejak 1976.

Artikel Lainnya

Dari semua warna paspor yang dipilih, ada satu fakta yang tak kalah menarik. Hampir semua negara memilih shade warna gelap. Selain agar paspor tidak mudah kotor, tone gelap dipilih agar memberikan kontras pada lambang negara yang umumnya dicetak dalam warna emas, silver, atau warna cerah lainnya. Sekarang rasa penasaranmu sudah terjawab, ‘kan?

Tags :