Perbedaan Monster di Godzilla: King of the Monsters dan Film Sebelumnya

Perbedaan Monster di Godzilla: King of the Monsters dan Film Sebelumnya
https://keepo.me

Kalau peka, pasti tahu bedanya sebelah mana.

Apakah kamu salah satu dari penggemar berat Godzilla? Makhluk raksasa yang tubuhnya menyerupai dinosaurus ini memang divisualisasikan jadi sesuatu jahat, hobi merusak bumi, dan pertanda kehancuran sudah dekat.

Walau antagonis, monster laut berkulit sisik tebal ini tetap punya banyak penggemar setia setelah film pertama Godzilla rilis pada 1954 silam. Karena diproduksi oleh Hollywood, konflik, plot, serta setting disesuaikan dengan produsernya. Bahkan di Godzilla: King of the Monsters akan tayang pada akhir Mei 2019 mendatang.

Untuk karakter, tentu ada perubahan dari segi bentuk. Dari tahun ke tahun, kamu akan menemukan perbedaan di beberapa monster yang jadi partner-nya Godzilla dalam menghancurkan bumi ini. Seperti apa sih bedanya?

1.

Godzilla yang tayang pada 1998 berbeda dengan versi 2019-nya

Perbedaan Monster di Godzilla: King of the Monsters dan Film Sebelumnya

Dibikin banyak versi dengan cerita yang terasa Amerika banget, karakter fiksi yang awalnya digagas oleh Tomoyuki Tanaka, IshirĊ Honda, dan Eiji Tsubaraya ini pada awalnya diceritakan dengan latar di Jepang.

Di Godzilla versi 1998, si monster ini nampak lebih garang. Dengan wajah dan rahang yang lebar serta punuknya yang penuh duri membuat Godzilla di sini terlihat sangat powerful.

Cukup berbeda dengan di Godzilla: King of the Monsters, monster bertangan pendek ini hadir dengan porsi wajah yang lebih kecil tapi tetap gagah dan terlihat kuat. Kakinya yang besar untuk menopang badannya yang besar.

2.

Masih berkulit keemasan, King Ghidorah tampil lebih menyeramkan karena berubah jadi silver

Perbedaan Monster di Godzilla: King of the Monsters dan Film Sebelumnya

Di film sebelumnya, makhluk hibrid gabungan antara dionasurus dan naga berkepala tiga ini selalu terlihat menyeramkan. Ketika di versi sebelumnya divisisualisasikan dengan kulit berwarna keemasan, di Godzilla: King of the Monsters, King Ghidorah tampil berbeda.

Di film versi teranyar, dia tetap berkepala tiga. Figure-nya lebih detail dan jelas, tapi kulitnya lebih condong ke silver dan keabu-abuan.

Baca juga:

7 Poster Film Terburuk Tahun 2018 yang Pernah Beredar di Indonesia

3.

Monster burung prasejarah Rodan pun nggak mau ketinggalan untuk dipoles jadi lebih detail

Perbedaan Monster di Godzilla: King of the Monsters dan Film Sebelumnya

Kemunculannya di banyak versi film Godzilla mulai dari 1956, membuat Rodan mengalami banyak perubahan yang cukup signifikan.

Di film yang akan tayang pada pertengahan 2019 nanti, animasi dari Rodan tampak lebih sempurna. Garis-garis wajah dan kulit yang penuh dengan sisik menonjolkan kegarangannya saat beraksi ketika berjalan atau terbang di angkasa.

4.

Sekilas nampak lucu, transformasi Mortha juga ikut berubah karena motif sayapnya yang makin berwarna

Perbedaan Monster di Godzilla: King of the Monsters dan Film Sebelumnya

Monster yang bentuknya lebih lucu dari yang lain ini memang cukup mencuri perhatian. Bak kupu-kupu pada umumnya, Mortha muncul dalam bentuk yang besar sekali. Kekuatannya yang memunculkan jaring-jaring sutra membuat kota seketika lumpuh jika kena jeratannya.

Di Godzilla: King of the Monsters, bentuk Mortha lebih terlihat nyata daripada sebelumnya. Motif dan warna dari sayapnya berubah jadi lebih colorful dari sebelumnya. Bentuknya yang lebih ramping membuat karakternya nampak lebih seram.

Itu dia beberapa perubahan yang cukup mencolok dari monster jahat yang ada di film Godzilla dulu dan sekarang. Nggak mengurangi kesan garangnya, detail yang lebih mantap dan matang ini siap memanjakan matamu sebagai penonton ketika melihat Godzilla: King of the Monsters yang tayang pada 31 Mei 2019 mendatang, guys.

Baca juga:

Penuh Adegan 'Hot', 7 Film Barat Ini Dilarang Tayang di Indonesia

Tags :