Kematian Karakter Antagonis yang Bikin Penonton Menangis Sesunggukan

kematian karakter antagonis menyedihkan
Siapkan tissue-mu! | keepo.me

Sedih maksimal ditinggal mati si doi.

Ketika lakon utama sekaligus protagonisnya mati dan penonton sedih, itu adalah hal yang biasa. Jika peran antagonis yang selama ini dibenci tapi bikin yang nonton sesunggukan, ini yang disebut luar biasa. Sang kreator bisa membolak-balikkan emosi penonton dengan menyelipkan trivia yang mampu menyentuh hati.

Di awal cerita, penonton akan dibuat benci setengah mati dengan kemunculan karakter antagonis ini. Selalu jadi penghalang untuk sang lakon untuk mencapai tujuannya, kamu pasti sudah mengucapkan sumpah serapan berkali-kali.

Namun di sepertiga akhir film, kamu akan dibuat sedih sekaligus mewek saat melihat kematian dari tokoh antagonis ini. Apalagi saat muncul adegan yang sempat terlewat tentang bagaimana karakter jahat ini memberikan tenaganya untuk melindungi sang tokoh utama. Menurutmu, mana yang tersedih, guys?

1.

Kematian Severus Snape di Harry Potter and the Deathly Hallows Part 2 adalah patah hati terdalam bagi Potterheads

kematian karakter antagonis menyedihkan

Di sekuel film Harry Potter, pasti penonton sudah dibuat sebal sangat sebal dengan sosok Snape. Apalagi sejak di menit-menit awal saat Harry Potter memasuki kastil Hogwats di tahun pertamanya. Wajah sengitnya menunjukkan kebencian oleh anak dengan tanda lahir petir di dahinya ini.

Tapi, ketika Snape meninggal, semua penonton ikut sedih dan bersalah sudah membencinya. Tak disangka-sangka, di 8 menit menjelang kematiannya, terdapat kenangan yang selama ini disembunyikan mengenaik kenapa dia terlihat sangat membenci Harry.

Selama ini, Snape rela berkorban dan jadi anak buah Voldemort demi menyelamatkan Harry Potter yang merupakan anak Lily Potter, cinta pertama Snape.

2.

Keberadaan John Dillinger di Public Enemies yang ternyata bikin penonton tidak tega

kematian karakter antagonis menyedihkan
Peran utama yang jahat. | keepo.me

Karakter polisi menyebalkan yang diperankan oleh Jhonny Depp ini memang membuat penonton ingin ia lenyap dari muka bumi. Merangkap jadi pemeran utama, tidak membuat John Dillinger lantas disukai penonton.

Tapi, kematiannya yang mengenaskan membuat penonton tidak tega sendiri saat melihatnya. Memang benar jika tidak selamanya

3.

Kejahatan Sandman dan kematiannya di Spider-Man 3 sontak membuat penonton terenyuh

kematian karakter antagonis menyedihkan
https://img.youtube.com/vi/G2Rhh_4GZmU/0.jpg |

Pada dasarnya, Sandman yang diperankan oleh Thomas Haden Church ini nggak sepenuhnya antagonis. Ia punya alasan mengapa terpaksa melakukan tindakan kriminal yang tidak lain adalah untuk membiayai perawatan putrinya semata wayangya.

Sehingga saat ia dibumihanguskan oleh tonjokan Spider-Man tepat di dada Sandman, banyak penonton yang ikut sedih dan tidak kuat hati melihat adegan kematian ini. Apakah kamu termasuk penonton yang sedih dengan kematian Sandman ini, guys?

4.

Di Blade Runner, Roy Batty berpisah dengan penonton di bawah hujan yang dramatis

kematian karakter antagonis menyedihkan
Sempat menolong | keepo.me

Roy Batty adalah villain yang terlihat begitu bengis. Dengan bekas luka yang memanjang di dahi kirinya, ia memang terlihats eperti preman yang sulit dikalahkan. Tapi sebenarnya, ia tidak sejahat yang dipikirkan penonton.

Mungkin penonton sempat dibuat lupa jika Roy Batty pernah menyelamatkan Rick Deckard dari malapetaka. Kematiannya membuat beberapa orang jadi ikut sedih. Monolog terakhirnya di bawah guyuran hujan membuat perpisahan dengan karakter jahat ini semakin dramatis.

5.

Di Aquaman, Jesse Kane di-notice jahat tapi bikin sedih saat ditinggal mati

kematian karakter antagonis menyedihkan
Demi anak | keepo.me

Bukan menjadi peran utama, ternyata keberadaan Jesse Kane cukup di-notice oleh penonton karena sifat jahatnya. Meski antagonis dan menjengkelkan, tapi kasih sayangnya pada sang anak, Black Manta, bikin penonton ikut terharu.

Apalagi saat adegan ia yang meledakkan diri demi keselamatan anaknya. Hati siapa yang tega melihat adegan nahas dan menyedihkan ini?

Tidak ada asap jika tidak ada api. Karakter yang jahat tentu punya alasan mengapa dia mempertahankan kelicikan itu. Di ending-nya, akan terkuak dan tidak sedikit juga penonton yang dibuat sedih saat karakter ini dibuat mati oleh pencipta ceritanya. Which one is the saddest one, guys?

Tags :