5 Film Romantis Indonesia yang Mengajarkan Bahwa Cinta Nggak Selamanya Berakhir Bahagia

5 Film Romantis Indonesia yang Mengajarkan Bahwa Cinta Nggak Selamanya Berakhir Bahagia

Kadang kita bertemu bukan untuk bersama ya guys!

Kalau membicarakan film yang membicarakan tentang cinta, pasti bayangannya film-film tersebut bakal berakhir bahagia. Padahal nggak selamanya cinta itu bisa berakhir sesuai dengan yang kita harapkan.

Namanya juga cinta, kadang bisa membutakan. Ketika banyak film-film romantis mengajak penontonnya untuk terlena akan indahnya cinta, 5 film romantis Indonesia ini mengajarkan bahwa cinta nggak selamanya berakhir bahagia.

Berikut 5 Film Romantis Indonesia 

Film romantis nggak selamanya berakhir bahagia kok, karena ada beberapa film yang berakhir tragis, tapi bisa mengajarimu untuk ikhlas dan move on kalau doi memang bukan jodohmu. Inilah 5 film romantis Indonesia yang mengajarkan bahwa cinta nggak selamanya berakhir bahagia.

1.

Heart (2006)

5 Film Romantis Indonesia yang Mengajarkan Bahwa Cinta Nggak Selamanya Berakhir Bahagia

Film Heart merupakan film romantis Indonesia yang sederhana, namun berhasil banget mengena di hati. Bercerita tentang persahabatan dalam cinta dan sebaliknya, Heart membuat para penonton terhanyut bersamanya.

Dikisahkan Rachel (Nirina Zubir) dan Farrel (Irwansyah) merupakan sahabat sejak kecil yang selalu bersama. Rachel yang menghabiskan waktu bersama Farrel sejak kecil meraskan benih cinta pada sahabatnya. Sayang, Farrel nggak pernah tahu isi hati sahabatnya.

Farrel pun bertemu dengan Luna (Acha Spetriasa) dan keduanya saling jatuh cinta. Rachel yang mengetahui itu merasa terluka dan cemburu. 

Namun, lambat laun dia pun berusaha untuk menerima hubungan mereka berdua. Bahkan, Rachel pun rela mendonorkan hatinya untuk Luna.

Heart merupakan film yang mengantarkan Irwansyah dan Acha Septriasa sebagai pasangan yang sangat terkenal saat itu. Bahkan mereka sempat mengisi soundtrack dan bermain bersama dalam film yang berbeda.

Film romantis satu ini disutradarai oleh Hanny Saputra dan berhasil menyabet penghargaan pada Piala Citra sebagai Aktris terbaik. Piala ini diberikan kepada Nirina Zubir.

2.

Radit dan Jani (2008)

5 Film Romantis Indonesia yang Mengajarkan Bahwa Cinta Nggak Selamanya Berakhir Bahagia

Radit dan Jani merupakan film romantis Indonesia yang cukup menyesakkan. Film ini benar-benar akan membuka mata kamu kalau cinta aja nggak cukup buat hidup bahagia. 

Film ini mengisahkan tentang dua orang sejoli yang jatuh cinta bernama Radit (Vino G Bastian) dan Jani.(Fahrani). Diceritakan Radit dan Jani merupakan dua orang yang memiliki hidup yang nggak karuan. 

Jani yang merupakan anak keluarga kaya rela megikuti gaya hidup Radit yang urakan dan ketergantungan narkoba. Mereka pun dibangunkan dari kenyataan bahwa cinta nggak cukup untuk menghidupi keluarga mereka.

Radit dan Jani bisa dibilang film yang nyesek karena kamu akan melihat bahwa menikah nggak hanya dua orang melawan dunia, tapi bagaimana kamu bisa hidup di dalamnya. Jika kebanyakan film berakhir bahagia karena menikah, Radit dan Jani harus berpisah setelah menikah.


3.

Cin(T)a (2009)

5 Film Romantis Indonesia yang Mengajarkan Bahwa Cinta Nggak Selamanya Berakhir Bahagia

Kisah cinta beda agama adalah salah satu kisah cinta yang paling nyesek selain ditinggal mati oleh sang kekasih. Itulah yang hendak disampaikan oleh film Cin(T)a , yang makin bikin kamu galau maksimal dan bikin kamu sering gagal move on.

Buat kamu yang pernah mengalami kisah ini, kamu wajib menonton film romantis Indonesia Cin(T)a. Diceritakan kedua sejoli yang lagi dilanda asmara memiliki hubungan yang terhalang oleh agama. 

Si cewek merupakan seorang muslim dan si cowok adalah seorang nasrani.

Keduanya pun akhirnya memilih untuk berpisah ketika sang cowok pindah ke luar negeri dan si cewek menikah dengan lelaki pilihan orang tuanya. Duh, jadi baper kan ini?

Baca juga :

4.

Mika (2013)

5 Film Romantis Indonesia yang Mengajarkan Bahwa Cinta Nggak Selamanya Berakhir Bahagia

Film romantis Indonesia berikutnya adalah Mika. yang diangkat dari kisah nyata lho! Dengan ending yang berakhir teragis, cocok nih buat kamu yang pengen baper nonton film.

Diperankan oleh Vino Bastian dan Velove Vexia, Mika menceritakan kisah cinta sepasang manusia yang berbeda. Mika (Vino Bastian) adalah cowok pengidap HIV/AIDS dan Indi (Velove Vexia) adalah gadis yang mengidap skoliosis

Selain bikin baper, banyak pesan moral yang bisa didapatkan dari Mika. Salah satunya adalah jauhi narkoba tapi jangan jauhi penderita HIV/AIDS.


5.

Cinta Pertama (Sunny) (2006)

5 Film Romantis Indonesia yang Mengajarkan Bahwa Cinta Nggak Selamanya Berakhir Bahagia

Cinta Pertama (Sunny) merupakan film romantis Indonesia yang menjadi urutan ke lima. Film ini sangat terkenal di masanya sampai-sampai semua orang hafal dengan soundtrack yang dibawakan si pemeran utama, Bunga Citra Lestari.

Film yang menceritakan kisah cinta masa sekolah memang punya kenangan tersendiri. Sama halnya dengan Cinta Pertama ini. Diceritakan Alya (BCL) mencintai Sunny (Ben Joshua) secara diam-diam.

Film ini bikin nyesek karena ending-nya juga mereka nggak bersama bahkan setelah Sunny menyatakan cinta. Padahal keduanya saling mencintai. Film romantis satu ini sangat menganjurkan kamu banget buat berani menyatakan cita sebelum kamu nyesel dan kebayang-bayang masa lalu, bro!

Itu dia daftar 5 Film Romantis Indonesia yang mengajarkan bahwa cinta nggak selamanya berakhir bahagia. Semuanya berakhir nyesek, tapi bisa ngasih motivasi kamu buat move on, sekaligus buat nambah pengalaman. 

Baca juga :

Tags :