4 Mitos vs Fakta Resign yang Perlu Kamu Tahu, Biar Nggak Selamanya Terjebak dengan Keraguan

4 Mitos vs Fakta Resign yang Perlu Kamu Tahu, Biar Nggak Selamanya Terjebak dengan Keraguan
https://magazine.job-like.com/mitos-tentang-resign-yang-keliru/

Beneran apa nggak sih?

Mengundurkan diri dari pekerjaan atau istilah kerennya mengajukan resign kadangkala memberikan stigma negatif di masyarakat. Padahal setiap orang punya alasan personal untuk benar-benar siap keluar dari pekerjaannya. Jadi nggak melulu karena alasan negatif, tapi justru karena mencari pengembangan diri ke arah yang lebih positif. Nggak jarang mitos-mitos tentang resign ini berhembus di kalangan pekerja kantoran sehingga sedikit banyak memang mempengaruhi cara pandang menilai rekan kerja yang resign. Coba deh cek mitos tentang resign yang nggak sepenuhnya benar ini.

1.

Kamu egois.

4 Mitos vs Fakta Resign yang Perlu Kamu Tahu, Biar Nggak Selamanya Terjebak dengan Keraguan

Banyak yang bilang karyawan yang mengundurkan diri adalah orang yang egois dan hanya mementingkan dirinya sendiri dan karirnya di masa depan. Dia nggak mikirin posisi yang dia tinggal atau bahkan ketimpangan apa yang akan terjadi di tempat kerja tersebut kalau di keluar nanti. 

Tentu ini nggak sepenuhnya benar kalau bisa melihat dari alasan dan bagaimana kamu resign. Setelah mengajukan surat pengunduran diri, buat keputusan untuk menyelesaikan semua pekerjaan yang menjadi tanggungan hingga satu bulan ke depan. Dengan begitu kamu nggak lagi dianggap orang yang egois tapi orang yang bertanggung jawab.

2.

Kamu bermasalah

4 Mitos vs Fakta Resign yang Perlu Kamu Tahu, Biar Nggak Selamanya Terjebak dengan Keraguan

Mitos lain yang menghinggapi karyawan yang resign adalah ketidakmampuan karyawan tersebut menyelesaikan pekerjaan dan beradaptasi dengan lingkungan kerja. Jadinya dia milih untuk mengundurkan diri untuk menutupi ketidakmampuannya itu. 

Tapi hal ini bisa jadi malah kebalikannya, kantor dan lingkungan kerjanya terlalu buruk untuk dipertahankan karena di dalamnya banyak sistem yang nggak sesuai atau sulit untuk diajak "lari". Jadi sebenarnya kamu yang kuat dan sistem di perusahaan lah yang lemah.

Baca Juga:

3.

Reputasi jelek

4 Mitos vs Fakta Resign yang Perlu Kamu Tahu, Biar Nggak Selamanya Terjebak dengan Keraguan

Reputasi akan hancur setelah keluar dari tempat kerja karena selentingan sana sini yang dibawa.  Tapi apa benar demikian? Ternyata nggak juga loh, asalkan kamu bisa mempertanggungjawabkan alasanmu untuk resign dengan realistis, tempat kerja baru pasti bisa menerima kamu tanpa mempermasalahkan bahwa kamu dulunya mengundurkan diri dari kantor sebelumnya. Jadi orang yang resign nggak mesti reputasinya jelek di tempat kerja baru. Mending mana sama dipecat?!

4.

Kamu lemah

4 Mitos vs Fakta Resign yang Perlu Kamu Tahu, Biar Nggak Selamanya Terjebak dengan Keraguan

Kamu merasa dirimu adalah sosok yang lemah dan nggak bisa bertahan dalam sebuah lingkungan kerja? Sebenarnya ini nggak selalu benar, karena orang yang memutuskan untuk hengkang dari pekerjaannya adalah sosok yang kuat dan berani keluar dari zona nyaman. Bisa jadi kamu juga berani keluar dari pekerjaan yang sekarang karena kamu yakin dengan kemampuanmu sendiri, bahwa di luar sana banyak karir yang lebih cerah sedang menunggu. Jadi nggak ada tuh orang resign adalah orang yang lemah.


Setelah tahu beberapa pemikiran negatif dan prasangka buruk tentang resign tadi, kamu tentunya bisa lebih bijak dalam menyikapi keputusan untuk resign dari pekerjaanmu yang sekarang.

Baca Juga:

Tags :