4 Kesalahan yang Paling Sering Terjadi Saat Olahraga Lari

4 Kesalahan yang Paling Sering Terjadi Saat Olahraga Lari

Aktivitas sehat dan murah, tapi kalo dilakukan secara salah, efeknya juga menyengsarakan.

Kegiatan berolahraga di Indonesia kini makin meningkat dan dapat dilihat dari jumlah festival olahraga yang mulai menjamur di Indonesia. Menurut survey dari Sun Life Financial Asia 2016, sekitar 62% orang Indonesia mengatakan bahwa mereka lebih sehat dari kondisi mereka tiga tahun yang lalu. Selain itu, dari hasil survey yang sama pun dapat terlihat bahwa olahraga favorit orang Indonesia adalah lari yang jumlahnya mencapai 60 persen. Namun, apakah benar cara mereka melakukan olahraga lari itu sudah benar? Apakah benar mereka telah mendapatkan hasil yang mereka inginkan? Berikut kesalahan yang sering terjadi bagi para pecinta lari!

1.

Nggak ada waktu istirahat

4 Kesalahan yang Paling Sering Terjadi Saat Olahraga Lari

Para pelari pemula biasanya menyukai lari karena ajaan teman atau tren yang sedang in. Akan tetapi, para pemula banyak yang nggak tahu bahwa untuk memulai sesuatu nggak akan mudah. Para pelari pemula yang sebelumnya nggak pernah lari malah mengalami radang otot dan justru cidera. Untuk pemula, sebaiknya biasakan ototmu untuk berlari dalam pace yang ringan terlebih dahulu. Biarkan ototmu terbiasa untuk bergerak, dan jangan terlalu intens melakukan kegiatan lari. Setidaknya dua kali dalam seminggu, setelah itu kamu bisa menambah intensitas olahragamu.

2.

Nggak melakukan cross-training

4 Kesalahan yang Paling Sering Terjadi Saat Olahraga Lari

Beberapa orang berpikir bahwa lari saja sudah cukup untuk melakukan olahraga yang menyehatkan tubuh. Kenyataanya, lari saja nggak cukup untuk membuat tubuhmu benar-benar sehat. Kamu juga harus melakukan cross-training. Cross-training adalah melakukan latihan lari dan mengkombinasikannya dengan kegiatan workout lainnya. Hal ini dimaksudkan agar otot yang digunakan nggak cuman itu-itu aja, sehingga otot lainnya pun dapat bekerja dengan baik.

Baca Juga :

3.

Over doing too soon

4 Kesalahan yang Paling Sering Terjadi Saat Olahraga Lari

Sedikit bingung? Maksudnya adalah ketika kamu baru saja belajar berlari, jangan langsung mematok jarak yang cukup jauh. Selain membiasakan ototmu bergerak, kamu juga harus bisa mengira-ngira kemampuan pernapasanmu. Ingat, apa pun yang dilakukan secara instan nggak akan berakhir dengan baik. Kamu harus memulai tahap demi tahap untuk bisa seperti seorang pelari profesional. Para ahli mengatakan, kita hanya bisa meningkatkan jarak atau intensitas lari kita nggak lebih dari 10% dari kemampuan setiap minggunya.

4.

Membandingkan dengan orang lain

4 Kesalahan yang Paling Sering Terjadi Saat Olahraga Lari

Kesalahan ini sering digunakan sebagai motivasi untuk beberapa pelari. Itu hal yang baik, asalkan nggak jadi berlebihan. Kemampuan orang pun berbeda, begitu pula dalam olahraga. Temanmu mungkin bisa menempuh jarak yang cukup jauh sedangkan kamu dengan jarak satu km saja sudah ngos-ngosan. Itu bukanlah masalah besar. Kemampuan berlarimu pun akan semakin kuat seiring dengan kamu rajin berolahraga dan menekuninya.


Kesalahan di atas membuat akan membuat kamu lebih aware terhadap kemampuan kamu sendiri. Jangan menyalahkan dirimu sendiri ketika kamu belum bisa menyaingi kemampuan olahraga teman-temanmu. Asalkan kamu berusaha, kamu pasti bisa melakukanannya. Semangat!

Baca Juga:

Tags :