Umur 25 Tahun Udah Jadi Menteri Termuda, Syed Saddiq Sukses Bikin Standar Pertanyaan Temen Jadi Menjulang Tinggi

Umur 25 Tahun Udah Jadi Menteri Termuda, Syed Saddiq Sukses Bikin Standar Pertanyaan Temen Jadi Menjulang Tinggi

Hadeh, Kepikiran "kapan nikah" aja udah pusing 7 keliling, apalagi kalo ditanya "kapan jadi menteri".

Muda mudi Indonesia semakin mendapatkan tantangan berat di masa depan. Bukan karena persaingan dunia yang semakin berat, tapi karena Syed Saddiq Syed Abdul Rahman terpilih menjadi menteri di Malaysia pas umur 25 tahun! What!? Kita yang umur 25 tahunan aja sekarang masih sibuk mikirin gimana dapet skin moba yang keren. Lah ini udah jadi menteri.

Infografik tentang Syed Saddiq setelah dirinya menjadi Menteri Pemuda dan Olagraga (Gambar via Twitter/Ayaelectro)

Pertanyaan “Kapan nikah?” biasanya udah jadi momok mengerikan bagi insan yang sudah menginjak umur 25 tahunan. Di sisi lain, kini udah muncul trend pertanyaan baru di kehidupan ini seperti, “Kok belum S2?” dan akhirnya membuat otak mikir keras dengan pertanyaan yang sebagian muda mudi Indonesia pikir nggak penting ini.

Tapi, kemunculan Syed Saddiq Syed Abdul Rahman dalam daftar menteri kabinet baru di Malaysia yang viral beberapa waktu lalu bakal bikin list pertanyaan berbahaya bagi para kaum milineal di Indonesia bertambah. Pertanyaan-pertanyaan siap menyerang batin dan jiwa akan semakin meningkat kualitasnya. Nggak cuma mulai bikin perbandingan soal pernikahan sama pendidikan, tapi juga bakal nyinggung jabatan. Bahaya! Ini berbahaya banget.

Syed Saddiq Syed Abdul Rahman  merupakan menteri termuda yang dimiliki Malaysia. (Gambar via Mediacorp)

Sebuah pertanyaan seperti “Kok umur 25 tahun belum jadi menteri?” bakal mengintai dan menggoyahkan prinsip hidup kita. Pilihannya hanya ada 2 menghadapi ini: diam seribu bahasa dan tegar atau jawab dengan lantang "Saya udah jadi menteri perhubungan pacar orang." Hahaha....

Namun, terpilihnya Syed Saddiq Syed Abdur Rahman sebagai Menteri Belia dan Sukan (Menteri Pemuda dan Olahraga) dalam kabinet pemerintahan di Malaysia ini membuat kita sadar, bahwa Indonesia makin tertinggal jauh dari Malaysia. Dan ini terlihat jelas dari kualitas anak mudanya. Malaysia sudah berani memberikan banyak kepercayaan pada anak mudanya untuk mengisi pos-pos penting di pemerintahan.

Anak muda Indonesia yang mendapatkan penghargaan pemerintahan melalui Kepala Staff Kepresidenan, Moeldoko. (Gambar via JPP.go.id)

Tapi, semoga dengan munculnya pertanyaan-pertanyaan “Kapan Nikah?”, “Kok belum S2?”, dan “Udah 25 tahun kok belum jadi menteri?” bisa bikin anak muda Indonesia termotivasi biar bisa memberikan karya dan andil besar untuk Indonesia ke depannya. Sehingga muncul Syed Saddiq versi Indonesia yang akan memimpin di pos-pos strategis pemerintahan. Bukan untuk gegayaan, tapi benar-benar berkeinginan untuk membangun Indonesia ke arah yang lebih baik lagi.

So, udah siap belom nih jadi menteri di kabinet pemerintah Indonesia? Atau lebih siap jadi menteri perhubungan silaturohmi cinta sama si doi? Hahaha. Tapi, apapun pilihanmu jangan lupa bikin Indonesia bangga dan lebih baik di masa depan yaa.

Tags :