Pantes Aja Pengangguran Tetap Banyak, Kebanyakan Calon Karyawan Terlalu Banyak Mau dan Lebih Galak dari Calon Bosnya

Pantes Aja Pengangguran Tetap Banyak, Kebanyakan Calon Karyawan Terlalu Banyak Mau dan Lebih Galak dari Calon Bosnya
https://chirpstory.com/li/412273

Udah pengangguran, tapi nyalahin pemerintah mulu

Angka pengangguran di Indonesia memang cukup tinggi. Soalnya, setiap tahun angkatan kerja yang dicetak selalu melebihi kuota yang dibutuhkan. Misalnya nih, dari tingkat sarjana saja, setiap tahunnya bisa mencetak 700-800 ribu angkatan kerja. Itu masih dari tingkat sarjana doang. Belum dihitung dari tingkat SMK, SMA, dan tingkat pendidikan lain di bawahnya.

Diperkirakan, Indonesia mencetak sekitar 2 juta angkatan kerja setiap tahunnya. Berdasarkan data BPS, untuk Bulan Februari 2018, jumlah pengangguran mengalami penurunan sebanyak 140.000 jiwa dibandingkan tahun lalu. Jadi, sekarang jumlah pengangguran di Indonesia berada di angka 6,87 juta dan yang bekerja sebanyak 127,07 juta jiwa.

Angka ini tentu masih sangat tinggi, karena itu banyak orang yang seringkali berdemo menuntut agar disediakan lapangan kerja dalam jumlah banyak, agar mereka tidak perlu bersaing dengan begitu banyak orang. Sayangnya, tuntutan ini seringkali tidak disertai dengan peningkatan kualitas dan semangat berkompetisi. Seperti yang dilakukan oleh pria satu ini.

Suatu ketika, dia ingin melamar kerja di salah satu foodstartup yang akan segera membuat pabrik besar dan mulai beroperasi di awal tahun. Dia pun chatting dengan salah Head HRD kantor tersebut. Namun, pria ini malah membuat Head HRD itu "darah tinggi" karena banyak mau saat melamar. Dia ngotot pengen ngecek langsung kantor tersebut di lokasi, dan bukan langsung mengirim lamaran

Pelamar nggak tau diri via (Twitter/@dikardi)

Head HRD bernama Rastny ini menegaskan bahwa kantor mempunyai SOP yang harus dipatuhi. Kantor bukanlah tempat untuk study tour dimana bisa ngeliat-liat dulu, dan kalau cocok langsung ngasih lamaran. Kesannya malah Rastny yang butuh banget sama pria itu. Padahal, kualifikasinya juga belum jelas. Yang lebih ngeselin, saat disuruh ngirim CV, pria ini sama sekali nggak tahu apa itu CV.

Pelamar nggak tau diri via (Twitter/@dikardi)

Pada akhirnya, pria ini tidak jadi mengirimkan lamaran ke tempat tersebut. Alasannya banyak banget. Mulai karena tidak bisa mengirim CV, lokasi tempat kerja yang kejauhan, sampai cuaca yang sedang hujan saat dia hendak pergi untuk melakukan wawancara. Ngeselin banget, kan?

Rastny hanya bisa mengelus dada melihat ulah calon pelamar kerja yang belagu seperti ini. Udah pengangguran, banyak mau, ditambah pengetahuan dan kemampuan yang masih kurang. Yah, seperti inilah tingkah kebanyakan pengangguran di Indonesia.

Pengen enaknya aja, pengen langsung dapat gaji besar padahal kemampuan masih minim banget. Kalau nggak dapat pekerjaan, langsung deh nyalahin pemerintah yang dianggap nggak becus. Padahal, mau presiden diganti berkali-kali, kalau sifat diri masih malas-malasan dan berlagak jadi bos, ya nggak bakal dapat pekerjaan. Kamu pernah nemu pengangguran yang kayak gini juga nggak?

Tags :