Resep Sayur Babanci Makanan Khas Betawi yang Mulai Punah

Resep Sayur Babanci Makanan Khas Betawi yang Mulai Punah
http://keepo.me

Masakan lezat dengan nama yang membingungkan

Masyarakat Betawi umumnya hidup dan tinggal di Jakarta. Betawi merupakan suku di tanah air dengan budaya yang cukup populer di tanah air, salah satunya kulinernya. Masakan khas Betawi sering ditemui dalam acara-acara budaya maupun acara penting lain yang diadakan di ibu kota. Hidangan khas Betawi juga banyak dijual di warung-warung maupun pedagang keliling, seperti ketoprak dan kerak telor.

Meski rata-rata makanan khas Betawi bisa dengan mudah di dapatkan, ada beberapa makanan yang mulai langka, salah satunya sayur babanci. Saat ini hanya ada segelintir restoran dan warung-warung makan yang menyediakan hidangan ini. Sayur babanci atau yang dikenal juga dengan ketupat babanci merupakan makanan Betawi yang paling ikonik. Sayangnya jarang orang yang mengetahuinya. Ketupat babanci sering disuguhkan saat hari Idul Fitri.

Dilansir dari Intisari, ketupat babanci atau sayur babanci sebenarnya bukanlah sayur karena sama sekali tidak menggunakan sayur di dalamnya. Konon, nama babanci berasal dari kata banci karena masakan ini tidak jelas dan membingungkan, gulai bukan, soto bukan, kari pun bukan. Ada pula pendapat yang mengatakan babanci berasal dari kata babah dan enci. Sayur babanci diduga berasal dari keluarga peranakan Betawi-Tionghoa. Sebab, dahulu hanya golongan mandor dan tuan tanah yang mempu menghidangan sayur babanci saat hari raya. Kini, siapapun bisa menghidangkannya asalkan memiliki bahan dan 

1.

Resep Sayur Babanci

Resep Sayur Babanci Makanan Khas Betawi yang Mulai Punah

Sayur babanci berwujud menyerupai gulai tetapi terdapat rempah yang khas membuatnya berbeda. Sayur babanci atau ketupat babanci dibuat dengan bumbu yang sangat lengkap. Konon, resep aslinya menggunahan 21 bahan dan rempah-rempah yang sangat kompleks. Sejumlah rempah yang digunakan pun jarang dipakai untuk memasak, misalnya kedaung, botor, dan tai angin.

Kedaung merupakan rempah berwarna hitam dengan isi berwarna hijau. Botor merupakan biji kecipir. Sementara tai angin merupakan sejenis benalu yang berbentuk sulur. Tai angina inilah yang kini sudah sulit ditemukan. Tidak ada rempah bukan berarti sayur babanci tidak bisa dimasak. Sayur babanci juga bisa dimasak dengan bumbu-bumbu yang lebih sederhana. Berikut resepnya!

2.

Bahan-bahan:

Resep Sayur Babanci Makanan Khas Betawi yang Mulai Punah

300 gram daging sapi

100 gram tetelan

750 ml air

2 sdt garam

600 ml santan encer

250 ml air kelapa muda

250 ml santan kental

3 sdm kelapa parut disangrai

2 butir kelapa muda, ambil dagingnya

3 sdm minyak goreng

3 lembar daun salam

3 batang serai, memarkan

2 sdm gula merah

½ sdt kedaung bubuk

½ sdt jinten bubuk

3.

Bumbu halus

Resep Sayur Babanci Makanan Khas Betawi yang Mulai Punah

10 buah cabai merah

7 siung bawang merah

5 siung bawang putih

5 butir kemiri

1 ruas jahe

1 ruas kunyit, bakar

½ sdt ketumbar

½ sdt lada

4.

Cara memasak 

Resep Sayur Babanci Makanan Khas Betawi yang Mulai Punah

-Tumis bumbu halus dengan sedikit minyak hingga aromanya harum tambahkan daun salam, serai, dan gula merah

-Tambahkan garam, jinten bubuk, dan kedaung bubuk

-Masukkan daging aduk-aduk sampai bumbunya meresap lalu tambahkan air

-Masak hingga daging lunak

-Tambahkan air kelapa dan santan kemudian diaduk perlahan sampai mendidih

-Tambahkan kelapa parut sangrai dan masak hingga meresap

-Terakhir tambahkan daging kelapa muda

-Sajikan dengan ketupat, emping, dan taburan daun bawang

Sayur babanci sudah jarang dijual di warung-warung dan restoran. Itulah sebabnya jarang orang mengenal sayur babanci sebagai makanan khas Betawi. Padahal sayur ini bukan hanya menyimpan rasa yang begitu khas tetapi juga kekayaan budaya masyarakat Betawi. Jangan takut untuk memasak sayur babanci. Sebab, proses memasaknya yang panjang akan terbayar dengan rasanya yang begitu istimewa. Cobain deh!

Tags :