Nggak Sekadar Dipakai, Ternyata Ini Persamaan Baju dan Makan

Nggak Sekadar Dipakai, Ternyata Ini Persamaan Baju dan Makan
https://keepo.me

Kalau kata Kenzo Takada sih gitu.

Memang apa sih persamaan baju dan makan? Dua hal tersebut tentu sangat berbeda karena pakaian digunakan untuk menutup tubuh sedangkan makan berhubungan dengan sistem pencernaan. Lalu kenapa bisa ada persamaanya?

Fashion kini bukan hanya sebagai kebutuhan primer manusia saja, tapi juga sarana untuk menunjukkan identitas diri. Berbagai style tercipta dengan perpaduan yang beraneka rupa. Pakaian ini akan menjadi alat merepresentasikan kepribadianmu.

Lalu apa hubungannya fashion dan makan? Keduanya ada persamaan, yaitu sama-sama harus diganti setiap hari biar nggak bosan. 

1.

Kalau kata Kenzo Takada, fashion itu ibarat makan, kamu nggak bisa pakai baju yang sama terus menerus

Nggak Sekadar Dipakai, Ternyata Ini Persamaan Baju dan Makan
Fashion is like eating. You sholudn't stick with the same menu. -Kenzo Takada

Nama Kenzo Takada cukup terkenal di kalangan perancang busana dunia. Ia yang memulai karirnya di Jepang berkembang menjadi desainer kondang setelah melebarkan sayap ke kancah internasional. Pada 1964 Kenzo memutuskan melakukan petualangan besar dengan meninggalkan negara asalnya dan hijrah ke Eropa.

Perjalanan panjang menuju Eropa dengan kapal membuat pengetahuan desainnya makin banyak. Ia sempat singgah di berbagai negara seperti Hong Kong, Vietnam, Singapura, Sri Lanka, Djibouti, Mesir, dan akhirnya sampai di Prancis. Pengalaman itu membuatnya dikenal sebagai perancang yang multikultural dengan menggabungkan fashion dunia barat dan timur.

Sejak 1970 ia semangat membuat berbagai desain pakaian yang dijual pada gerai pakaiannya sendiri di Prancis. Baginya fashion itu ibarat makan. Kita tidak bisa makan dengan menu yang sama setiap harinya. Pasti akan bosan dan tidak berselera. Begitu juga dengan fashion, perubahan tren fashion merupakan angin baru yang membuat kita semangat tiap hari.

2.

Nggak bisa dipungkiri bahwa setiap hari kita memakai baju yang berbeda

Nggak Sekadar Dipakai, Ternyata Ini Persamaan Baju dan Makan

Bagi sebagian orang memilih baju adalah hal yang krusial. Nggak cuma sekedar penutup tubuh, tapi ada unsur estetikanya juga. Pasti kurang nyaman 'kan kalau kita memakai baju tapi nggak matching?

Dengan baju yang tepat dan style yang keren membuat kita lebih percaya diri. Sebuah penelitian yang dimuat dalam Journal of Experimental Social Psychology mengungkapkan bagaimana pakaian dapat memengaruhi proses kognitif.

Dalam penelitian tersebut responden yang mengenakan mantel putih seperti milik dokter dapat mengerjakan tes lebih baik daripada mereka yang mengenakan pakaian jalanan atau baju seniman. Pakaian sebegitu berpengaruhnya pada kinerja dan kepercayaan diri seseorang. Fenomena ini disebut sebagai kognisi tertutup, yaitu otak menghubungkan atribut tertentu dengan proses kognisi. 

3.

Nggak perlu punya baju banyak, kamu bisa ganti gaya setiap hari dengan kombinasi yang tepat

Nggak Sekadar Dipakai, Ternyata Ini Persamaan Baju dan Makan

Biar bisa ganti gaya tiap hari nggak perlu punya baju segudang kok. Kamu bisa mengkombinasikan pakaian yang dimiliki agar terlihat berbeda setiap hari.

Misal hari ini pakai celana denim dan t-shirt, lusanya celana denim dikombinasikan dengan blouse dan high heels. Perpaduan yang tepat membuat kita terlihat ganti gaya setiap harinya.

Sama seperti makan, kalau pakai baju yang itu-itu aja pasti bosan. Mungkin beda halnya dengan orang yang memang harus memakai seragam yang sama setiap hari, tapi saat jalan-jalan atau acara tertentu pasti akan menyenangkan kalau memakai baju yang berbeda 'kan?

Baca Juga:

Eksistensimu Makin Dihargai Saat Pakai Outfit Kece Ini


Tags :