5 Kesalahan Pemakaian Dry Shampoo yang Justru Membuat Pemakaiannya Nggak Maksimal

5 Kesalahan Pemakaian Dry Shampoo yang Justru Membuat Pemakaiannya Nggak Maksimal

Penyelamat saat bad hair day!

Gaya hidup di kota-kota besar semakin menuntut kita untuk terus bergerak lebih cepat dan penampilan yang harus stay on 24/7. Karena itu, banyak orang yang terus memburu barang yang membantu mereka untuk mempersingkat waktu demi gaya hidup. 

Salah satu terobosan baru dalam dunia kesehatan rambut adalah dry shampoo. Shampoo spray ini diformulasikan untuk menyerap kelebihan minyak di kulit kepala. 

Dry shampoo memang sangat membantu, tapi kadang adanya kesalahan pengaplikasian justru membuat kegunaannya nggak maksimal. Apa saja kesalahan itu?

1.

Salah dalam urutan pemakaian.

5 Kesalahan Pemakaian Dry Shampoo yang Justru Membuat Pemakaiannya Nggak Maksimal

Banyak orang yang menggunakan dry shampoo dengan urutan yang salah. Cobalah untuk melakukan hal berikut ini.

Pertama, semprot sedikit demi sedikit sampai kamu rasa cukup. Lalu diamkan beberapa saat, sebelum kamu pijat perlahan kulit kepalamu secara perlahan. 

Setelah itu, baru kamu bisa menata rambut seperti yang kamu mau. Jika kamu langsung menyisir rambut setelah menyemprot dry shampoo, kemungkinan besar kandungan bubuk yang befungsi menyerap sebum atau minyak akan menempel pada sisir, bukan rambutmu.

2.

Asal semprot tanpa dikocok.

5 Kesalahan Pemakaian Dry Shampoo yang Justru Membuat Pemakaiannya Nggak Maksimal

Pada dasarnya, dry shampoo terdiri dari bubuk penyerap minyak atau sebum yang dikemas dalam bentuk botol semprot. Nah, karena kemasannya berbentuk spray, botolnya harus dikocok sebelum digunakan agar bubuk dan gas dapat menyatu sehingga mendapatkan hasil yang maksimal.

3.

Penggunaan dengan jarak terlalu dekat.

5 Kesalahan Pemakaian Dry Shampoo yang Justru Membuat Pemakaiannya Nggak Maksimal

Sama dengan kinerja hair spray, dry shampoo juga memiliki aturan sendiri dalam jarak aman dengan kulit kepala. Jika kamu menyemprot dry shampoo terlalu dekat, partikel bubuknya akan meninggalkan bekas putih di rambut dan jutru mengakibatkan ketombe. 

Usahakan jarak antara dry shampoo sekitar 20-30 cm dari kulit kepala.

Baca Juga4 Kesalahan yang Paling Sering Terjadi Saat Olahraga Lari

4.

Terlalu banyak menggunakan dry shampoo.

5 Kesalahan Pemakaian Dry Shampoo yang Justru Membuat Pemakaiannya Nggak Maksimal

Fungsi dari dry shampoo sendiri adalah untuk menyelamatkan rambut yang lepek dan berminyak. Mereka adalah penolong buat kamu yang nggak sempat untuk keramas karena jadwal yang padat. 

Tetapi, jika kamu terlalu banyak menggunakannya justru membuat rambut kamu lusuh dan kotor. Usahakan saat menggunakannya, semprotkan sedikit demi sedikit agar nggak membuat bubuk putihnya banyak menempel di rambut.

5.

Menggunakannya di seluruh rambut.

5 Kesalahan Pemakaian Dry Shampoo yang Justru Membuat Pemakaiannya Nggak Maksimal

Ini juga terhitung langkah yang membuat rambutmu bukannya bagus tapi justru malah nggak karuan. Banyak orang yang memutuskan untuk menyemprotkan dry shampoo pada seluruh rambutnya karena berharap minyak yang ada di seluruh rambut akan terserap. 

Padahal, bagian rambut yang berminyak biasanya berada di puncak kepala dan poni. Jadi, gunakan pada bagian tersebut saja. 

Terlalu banyak semprotan akan membuat rambutmu jadi terlihat kotor karena bubuk putih menyebar di rambut.


Menurut Lee Stafford seorang penata rambut terkenal Inggris mengatakan pada DailyMail bahwa dry shampoo merupakan item kecantikan yang membantu saat kamu nggak sempat keramas, dan itu nggak boleh digunakan setiap hari. Hal ini dikarenakan kandungan bahan kimia di dalamnya dapat membuat kulit kepala kamu kering. 

Jika nggak rajin membersihkan bubuk-bubuk tersebut, maka bisa membuat kulit kepala terkelupas. Jadi guys, menggunakan dry shampoo boleh-boleh saja, asalkan nggak setiap hari.

Baca juga :
Tags :