Ranking Ulang 10 Film Star Wars, dari yang Kurang Greget Hingga yang Fenomenal

Ranking Ulang 10 Film Star Wars, dari yang Kurang Greget Hingga yang Fenomenal
https://www.youtube.com/watch?v=6BHSit2ZP1U

The force is strong with this list!

Dengan perilisan Solo: A Star Wars Story tanggal 25 Mei 2018 lalu, maka total film live-action opera luar angkasa Star Wars, kini telah mencapai 10 film. Dari kesepuluh film ini, tentunya terdapat beberapa yang fenomenal dan beberapa yang kurang greget. Nah, untuk mengetahui mana-mana saja yang fenomenal dan mana-mana saja yang kurang greget, tentunya kita harus me-ranking ulang kesepuluh filmnya. Dan berikut adalah rekap ranking tersebut!

NB: Ranking ini dinilai berdasarkan kualitas penampilan aktornya, kisah, dan tentunya keseluruhan (overall) filmnya.

1.

Star Wars Episode 2: Attack of the Clones (2002)

Ranking Ulang 10 Film Star Wars, dari yang Kurang Greget Hingga yang Fenomenal

Ketika ditanyakan film Star Wars mana yang paling buruk,  pastinya kita yang fanboy, langsung "default" menunjuk sekuel Star Wars Episode 1: The Phantom Menace (1999) ini. Tidak heran. Pasalnya dari kesepuluh film Star Wars sejauh ini, Attack of the Clones memanglah film Star Wars yang memiliki penampilan akting terburuk terutama, penampilan Hayden Christensen sebagai Anakin Skywalker remaja.

Tapi sejujurnya, kita tidak bisa sepenuhnya menyalahkan Christensen dan beberapa aktor lainnya. Pasalnya, naskah film ini sendiri juga sangat datar dan tak jarang cukup "cringe". "I don like' sand", "I hate them" dan beberapa dialog cheesy lainnya, diucapkan oleh Christensen dengan nada dan gaya yang bikin kita geli sendiri ketika menyaksikannya.

Sangat disayangkan. Padahal Attack of the Clones adalah film dimulainya perang klon (clone wars) yang menjadi bibit kekacauan di 4 film selanjutnya (baca: Episode 3-6) . Tapi ya tak mengapalah guys. Yang penting, film ini masih menampilkan pertempuran klon di Geonosis yang seru dan tentunya pertarungan antara Master Yoda (Frank Oz) dan Count Dooku (Christopher Lee) yang super canggih itu.

2.

Solo: A Star Wars Story (2018)

Ranking Ulang 10 Film Star Wars, dari yang Kurang Greget Hingga yang Fenomenal

Sebenarnya film antologi / spin-off kedua Star Wars ini, tidaklah buruk. Malah bisa dibilang lumayan menghibur. Lalu, mengapa Solo: A Star Wars Story mendapatkan lumayan banyak komplain ketika dirilis bulan lalu?

Well, bisa dikatakan bahwa  film yang dibintangi oleh Alden Ehrenreich (Hail, Caesar!)  sebagai sosok Han Solo barunya ini, tidaklah memiliki bobot sekaligus kepentingan yang amat sangat untuk dibuat. Dengan kata lain, film arahan Ron Howard (Rush) ini, hanyalah sebuah excuse bagi Disney untuk mendapatkan "uang jajan tambahan".

Memang. Film ini menampilkan kisah masa muda Solo dan Chewbacaa (Joonas Suotamo) sebelum bertemu Luke Skywalker (Mark Hamil) dan Obi-Wan Kenobi (Alec Guiness) di adegan pembuka Star Wars Episode 4: A New Hope (1977) yang ikonik itu.

Tapi ya that's it.  Film ini hanya menampilkan apa saja yang dilakukan Solo di masa itu tanpa memberikan alasan yang kuat mengapa pengungkapan ini harus diperlihatkan.

3.

Rogue One: A Star Wars Story (2016)

Ranking Ulang 10 Film Star Wars, dari yang Kurang Greget Hingga yang Fenomenal

Nah, berbeda dengan Solo: A Star Wars Story, Rogue One: A Star Wars Story, (terlepas masih lumayan banyak juga yang tidak menyukai filmnya), setidaknya film arahan Gareth Edwards (Godzilla) ini, masih terasa cukup penting untuk dibuat dan disaksikan.

Siapa sih yang semenjak menyaksikan teks berjalan sekaligus keseluruhan film A New Hope, tidak merasa penasaran dengan proses pencurian bagan Death Star pertama? Nah bisa dibilang untung banget film ini diproduksi. Sehingga rasa penasaran bertahun-tahun tersebut bisa terbayarkan dengan sangat manis.

Oh ya jangan lupa juga dengan adegan Darth Vader (Spencer Wilding) menjelang 10-15 menit terakhir yang super badass itu.

4.

Star Wars Episode 1: The Phantom Menace (1999)

Ranking Ulang 10 Film Star Wars, dari yang Kurang Greget Hingga yang Fenomenal

Beberapa bulan sebelum perilisan filmnya di pertengahan Mei 1999, bisa dikatakan seluruh fanboy kala itu hype banget. Bagaimana tidak? Setelah 17 tahun merasa penasaran dengan keseluruhan penyebab event di universe SW, akhirnya rasa penasaran tersebut akan terbayarkan melalui film ini.

Dan ketika akhirnya dirilis? 50-50. Mungkin itu yang bisa digunakan untuk merangkum reaksi fans terhadap film yang dibintangi oleh Liam Neeson sebagai Qui-Gon Jinn dan Ewan McGregor sebagai Obi-Wan Kenobi ini.

Sebagian fans menganggap the Phantom Menace terlepas tidak sempurna, namun fun dan watchable. Namun sebagian justru menganggap film ini adalah film Star Wars terburuk selama hampir 2 dekade. Ya tentunya, pandangan ini langsung berubah ketika Attack of the Clones dirilis 3 tahun kemudian.

Tapi terlepas kamu berada di sisi suka atau yang tidak, tidak dipungkiri bahwa film ini tentunya masih jauh lebih oke dari Solo: A Star Wars Story apalagi Attack of the Clones. Memang ada si Gunggan bawel nan ngeselin, Jar-Jar Binks (Ahmed Best).

Tapi hey, yang penting final battle antara Qui-Gon dan Obi-Wan melawan Darth Maul (Ray Park) itu, epik banget bukan?

5.

Star Wars Episode 3: Revenge of the Sith (2005)

Ranking Ulang 10 Film Star Wars, dari yang Kurang Greget Hingga yang Fenomenal

Rasanya kita semua setuju kalau Revenge of the Sith adalah film terbaik di trilogi prekuel saga keluarga Skywalker ini. Bagi kamu yang mungkin masih gak setuju dengan pendapat ini, well it's ok. Tapi gue mau jelasin lagi mengapa gue dan sebagian fanboy berpendapat demikian.

Tidak seperti dua film sebelumnya, Revenge of the Sith adalah film yang menampilkan detik-detik menjelang pergantian sistem pemerintahan dari Galactic Republic menjadi Galactic Empire. Selain itu, episode 3 juga menampilkan proses perubahan identitas Anakin Skywalker (Christensen) menjadi sosok villain Star Wars terkeren sepanjang masa, Darth Vader.

Dan kedua plot ini diramu dengan sangat baik oleh si empu, George Lucas yang alhasil, membuat Revenge of the Sith terlihat begitu keren dan emosional. Selain itu episode ini lagi-lagi menampilkan Jedi CGI, Yoda (Frank Oz), bertarung dengan sangat kerennya melawan Sheev Palpatine aka Darth Sidious (Ian McDiarmid)

6.

Star Wars Episode 8: The Last Jedi (2017)

Ranking Ulang 10 Film Star Wars, dari yang Kurang Greget Hingga yang Fenomenal

Oke, oke. Mungkin banyak dari kalian yang menganggap The Last Jedi adalah film Star Wars terbaik semenjak Star Wars Episode 5: The Empire Strikes Back (1980). Dan kalau boleh jujur, gue dulu juga memberikan skor 5 dari 5 terhadap sekuel Star Wars Episode 7: The Force Awakens (2015) ini.

Tapi, kalau kamu saksikan 2-3 kali lagi dengan penuh "kekhusyukan", The Last Jedi tidaklah megah-megah banget. Ya betul. Film ini menampilkan kisah training Rey menjadi Jedi, ya film ini menampilkan Princess Leia (Carrie Fisher) yang akhirnya menampilkan kekuata force yang mumpuni dan ya, film ini menampilkan kematian Luke Skywalker (Mark Hamill).

Tapi sekali lagi, kalau kamu teliti banget. Film ini feel-nya, tidaklah seepik seperti Empire atau Force Awakens. Bagus-bagus saja tapi tidak istimewa banget.

7.

Star Wars Episode 7: The Force Awakens (2015)

Ranking Ulang 10 Film Star Wars, dari yang Kurang Greget Hingga yang Fenomenal

Pasca Lucas menjual Lucas Film ke Disney di tahun 2012, banyak fans yang "terbelah" perasaannya. Di satu sisi,  mereka sedih karena seluruh aset milik Lucas telah "dikuasai" oleh The house of Mouse, tapi di satu sisi mereka juga senang karena ini artinya, bakalan ada film-film Star Wars lagi.

Dan benar saja, selang 3 tahun kemudian, film Star Wars perdana setelah 32 tahun ini, dirilis. Ketika dirilis, perasaan "terbelah" tersebut masihlah nampak di raut fans franchise ini. Sebagian excited, sebagian skeptis. Namun, setelah akhirnya menyaksikan film arahan J.J Abrams (Super 8) ini, bisa dikatakan keskeptisan tersebut hilang seketika.

Memang sebagian fans "veteran" menganggap The Force Awakens bagaikan reboot "halus" dari A New Hope, tapi secara keseluruhan, The Force Awakens merupakan film dengan cerita baru sembari di saat yang sama memberikan penghargaan (homage) terhadap keenam episode orisinilnya dulu.

Penampilan brilian ketiga aktor muda baru seperti: Daisy Ridley (Rey), John Boyega (Finn) dan Oscar Isaac (Po Dameron) serta twist kematian karakter terfavorit (SPOILER ALERT!!!), Han Solo (Harrison Ford) yang cukup mengejutkan itu, sekali lagi membuat The Force Awakens sebagai film Star Wars era Disney-Lucas Film terbaik sejauh ini.

8.

Star Wars Episode 6: Return of the Jedi (1983)

Ranking Ulang 10 Film Star Wars, dari yang Kurang Greget Hingga yang Fenomenal

Dirilis setelah film Star Wars yang dianggap paling terbaik, The Empire Strikes Back, serta juga menjadi penutup trilogi pertamanya, tentunya Return of the Jedi, memiliki beban yang lumayan berat untuk menjadi "hidangan penutup" yang memuaskan.

Tapi nyatanya, film yang disutradarai oleh Richard Marquand ini, sukses menjadi konklusi yang memuaskan dan emosional. Mulai dari aksi penyelamatan Solo yang disekap Chewbacca, pertemuan pertama Luke dengan sang ayah, bahkan pertemuan seluruh cast utama dengan mahluk annoying, Ewoks, semuanya ditata dengan sangat baik.

Namun di saat yang sama, gara-gara Ewoks jugalah yang akhirnya membuat Return of the Jedi, tidak sesempurna dua film terdahulunya. Tapi tetap saja, Return of the Jedi adalah film Star Wars yang keren untuk disaksikan.

9.

Star Wars Episode 4: A New Hope (1977)

Ranking Ulang 10 Film Star Wars, dari yang Kurang Greget Hingga yang Fenomenal

Inilah film yang memperkenalkan kita dengan Galaxy far, far away. Ketika pertama kali dirilis, banyak yang menyangka bahwa film ini akan menjadi film seperti film seri Flash Gordon (1936) atau film-film sci-fi kacangan Hollywood lainnya.

But OH NO...!! Star Wars bukanlah film seperti itu. Mengkombinasikan Flash Gordon, film-film sci-fi dan tentunya Seven Samurai (1954) milik Akira Kurosawa, Star Wars adalah film luar angkasa yang dibumbui oleh konflik drama keluarga dan murid-guru yang sangat intens.

Belum lagi, tampilan planet, mahluk dan bahasa yang ditampilkan juga terlihat sangat colorful nan super unik di zamannya. Sebagai pembuka saga Skywalker (walau ya, sekali lagi dimulai dari Episode 4),  A New Hope tidak hanya membuka saga ini dengan sangat baik, namun juga sukses merubah industri perfilman Hollywood dengan sangat signifikan.

10.

Star Wars Episode 5: The Empire Strikes Back (1980)

Ranking Ulang 10 Film Star Wars, dari yang Kurang Greget Hingga yang Fenomenal

Apakah ada keraguan kalau film arahan Lawrence Kasdan ini yang akan menempati posisi puncaknya? Tentunya tidak bukan? Tidak hanya menampilkan kisah yang jauh lebih gokil nan emosional, hal lain yang membuat The Empire Strikes Back kerap dianggap sebagai film Star Wars terkeren sepanjang masa, adalah twist Vader-Luke yang fenomenal itu.

Tanpa twist "aku ayahmu" itu, dijamin film ini tidak akan pernah menjadi film nomor wahid Star Wars sepanjang masa. Apa? Kamu belum tahu twist yang dimaksud? WOW kemana aja ? Oke, daripada dilempar lightaber sama seluruh fanboy, mending kamu buru-buru deh saksikan filmnya!


Nah, itulah tadi pe-rangkingan ulang kesepuluh rilisan film live-action Star Wars sejauh ini. Apakah kamu setuju dengan daftar ini? Film Star Wars manakah yang merupakan favorit kalian?