10 Perbedaan Mencolok Antara Harry Potter Versi Novel dengan Filmnya

10 Perbedaan Mencolok Antara Harry Potter Versi Novel dengan Filmnya
https://www.youtube.com/watch?v=gpGC60ygbxs

Lumayan ajaib bedanya!

Bukan rahasia umum kalau film yang diadaptasi dari novel top, kerap mengalami berbagai modifikasi dari novel aslinya. Hal ini umumnya dilakukan agar filmnya bisa lebih diterima oleh audiens yang belum pernah membaca novelnya. Hal yang sama juga berlaku bagi adaptasi novel anak hit karya J.K. Rowling, Harry Potter. Walau modifikasi yang ditampilkan tidak terlalu mengganggu, namun kalau kalian teliti lagi lumayan banyak perbedaan super mencolok antara novel dengan versi layar lebarnya. Dan berikut adalah 10 perbedaan mencolok yang dimaksud.

1.

Novel: Topi Seleksi Bernyanyi

10 Perbedaan Mencolok Antara Harry Potter Versi Novel dengan Filmnya

Di film HP pertama Harry Potter and the Sorcerer's Stone (2001), Harry (Daniel Radcliffe) beserta seluruh murid baru Hogwarts ditentukan rumah asramanya oleh topi seleksi (sorting hat). Nah di filmnya, topi yang memiliki suara layaknya kakek-kakek ini diperlihatkan hanya berbicara saja.

Padahal di versi novelnya, topi seleksi justru bernyanyi ketika melakukan proses seleksinya. Ron Weasley bahkan pernah mengatakan bahwa si topi,  rela menghabiskan satu tahun ajaran hanya untuk menggubah lagu seleksi tahun ajaran berikutnya.

2.

Novel: Rintangan di Triwizard Tournament Jauh Lebih Banyak

10 Perbedaan Mencolok Antara Harry Potter Versi Novel dengan Filmnya

Seperti yang kita saksikan di film Harry Potter and the Goblet of Fire (2005), Harry mengikuti turnamen Triwizard dengan seluruh sekolah-sekolah sihir Eropa lainnya. Untuk memenangkan turnamen ini, sang peserta tidak hanya harus melewati 3 tes yang menguji keberanian, skill magis dan kecerdasan. Mereka juga harus melewati segala rintangan (obstacle) yang menghalang di sepanjang turnamen.

Di film, terlihat cukup banyak tantangan yang dilewati Harry. Tapi tahukah kamu? Apabila dibandingkan dengan novelnya, halangan yang ditampilkan justru lebih minim? Yap lumayan banyak halangan ikonik di novelnya yang tidak ditampilkan di adaptasi filmnya.

Salah satunya adalah Sphinx yang terdapat di tes labirin. Di filmnya, ketika Harry dan Cedric Diggory (Robert Pattinson) berjuang untuk keluar dari labirin, keduanya tidak dihalangi oleh Sphinx yang menjaga labirin tersebut. Padahal di novelnya, untuk melanjutkan pertandingan Harry harus menjawab teka-teki yang diberikan Sphinx.

3.

Novel: Peter Pettigrew Tewas Oleh Tangan Peraknya Sendiri

10 Perbedaan Mencolok Antara Harry Potter Versi Novel dengan Filmnya

Di film Goblet of Fire, setelah mengorbankan darahnya untuk mengabdi kepada Voldemort (Ralph Fiennes), Peter Pettigrew aka Wormtail (Timothy Spall) diberikan tangan perak baru oleh Mr. Voldy. Sekilas tangan perak baru ini tidak berbahaya. Tapi di novelnya dijelaskan bahwa tangan perak ini sewaktu-waktu bisa mencekik pemiliknya apabila ia menunjukkan tanda-tanda "kelemahan" atau mengkhianati Voldy.

Hal yang ditakutkan ini terjadi di novel Harry Potter and the Deathly Hallows. Setelah menghalangi Harry, Ron dan lainnya untuk meloloskan diri dari penjara Malfoy Manor, Pettigrew yang berhadapan dengan Harry langsung mencekik Harry dengan tangan peraknya.

Ketika sedang dicekik, Harry mengingatkan Pettigrew bahwa ia adalah orang baik yang pernah menyelamatkan nyawanya 4 tahun sebelumnya. Mendengar perkataan Harry, Wormtail langsung menunjukkan rasa belas kasihan dan beniat untuk menghentikan cekikannya. Mengingat bahwa rasa belas kasihan sama saja menunjukkan "kelemahan", tangan perak Pettigrew otomatis mencekik dirinya. Walau Harry dan Ron telah mencoba sekuat tenaga untuk melepas cekikannya, terbukti bahwa keduanya tidaklah berdaya sama sekali. Alhasil Pettigrew pun tewas.

Di versi filmnya, Harry Potter and the Deathly Hallows-Part 1 (2010), peristiwa tersebut tidak terjadi sama sekali. Yang ada Wormtail hanya dipingsankan oleh sihir Dobby the Elf  (Toby Jones). Tentunya momen tersebut dimodifikasi seperti ini agar tidak terlihat terlalu dark di versi filmnya yang memiliki rating PG-13.

4.

Novel: Harry Tidak Mematahkan Elder Wand

10 Perbedaan Mencolok Antara Harry Potter Versi Novel dengan Filmnya

Di ending film Harry Potter and the Deathly Hallows-Part 2 (2011), setelah sukses mengalahkan Voldemort dan mendapatkan tongkat tersakti Elder Wand, Harry memutuskan untuk mematahkan tongkat tersebut sehingga tidak menimbulkan kekacauan lagi ke depannya. Ternyata adegan ini berbeda jauh dengan yang ditampilkan di novelnya.

Di novel, Harry justru membawa pulang tongkatnya lalu ia gunakan untuk memperbaiki tongkat sihirnya. Setelah itu, Harry mengembalikan Elder Wand ke kuburan Dumbledore. Hal ini dilakukan Harry agar kalau ia nantinya meninggal, Elder Wand akan langsung sirna sehingga tidak ada lagi tangan-tangan jahat yang bisa menggunakannya.

WOW. Bukankah ending yang di novel ini memiliki makna yang lebih dalam? Lalu mengapa di filmnya dirubah seperti itu? Pantas saja hingga detik ini masih banyak Pottherheads yang geram dengan ending Deathly Hallows Part 2.

5.

Novel: Bukan Neville Longbottom Yang Memberikan Gillyweed ke Harry di The Goblet of Fire

10 Perbedaan Mencolok Antara Harry Potter Versi Novel dengan Filmnya

Di film The Goblet of Fire, menjelang menjalani tantangan kedua turnamen Triwizard yang mengharuskannya menyelam ke dalam Black Lake, Harry diberikan Gillyweed oleh sahabatnya, Neville Longbottom (Matthew Lewis).

Gillyweed adalah tanaman ajaib yang apabila dimakan akan menciptakan insang yang mampu membuat pemakannya menyelam sangat lama di dalam air tanpa perlu ketakutan kekurangan oksigen. Nah, di novelnya justru bukan Neviile yang memberikan Gillyweed. Melainkan Dobby.

6.

Novel: Harry & Hermione Tidak Berdansa Ketika Merindukan Ron

10 Perbedaan Mencolok Antara Harry Potter Versi Novel dengan Filmnya

Di Deathly Hallows Part 1, setelah bersitegang dengan Ron (Rupert Grint) yang menumpahkan seluruh frustatsi dan kemarahannya, Harry & Hermione (Emma Watson) langsung berdansa untuk menghilangkan stres dan kesedihan yang dirasakan.

Dan dapat dikatakan momen metafora menyedihkan ini menjadi salah satu highlight terkeren di franchise filmnya. Ironisnya, di  novelnya tidaklah demikian. Harry dan Hermione hanyalah merasa kangen biasa saja dengan Ron alias keduanya tidak berdansa sama sekali.

7.

Novel: Voldemort Meninggal Dalam Wujud Manusia

10 Perbedaan Mencolok Antara Harry Potter Versi Novel dengan Filmnya

Setelah pertarungan epik final antara Voldemort dan Harry, Voldy tewas dengan seluruh raganya terpecah bagai debu. The Dark Lord meninggal seperti mahluk supranatural. Percaya atau tidak hal ini berbeda jauh banget dengan yang ditampilkan di versi novelnya. Di novelnya, Voldy justru tewas dalam wujud manusia atau dengan kata lain, ia tewas sebagai Tom Riddle.

8.

Novel: Dumbledore Menanyakan Dengan Tenang Apakah Harry Memasukkan Namanya di Goblet of Fire

10 Perbedaan Mencolok Antara Harry Potter Versi Novel dengan Filmnya

Di pembuka film Goblet of Fire, ketika menanyakan Harry apakah memang ia yang memasukkan namanya ke dalam Goblet of Fire, nada bicara dan gesture Dumbledore (Michael Gambon) terlihat sangat frontal dan agresif. Ini sangat beda jauh dengan di novelnya yang mana nada bertanyanya jauh lebih kalem.

9.

Novel: Marauders Dikisahkan Lebih Detail

10 Perbedaan Mencolok Antara Harry Potter Versi Novel dengan Filmnya

Marauders adalah geng Hogwarts yang beranggotakan James Potter, Sirius Black, Peter Pettigrew, & Remus Lupin. Keempatnya sangat akrab. Saking akrabnya, ketika mengetahui Lupin bisa bertransformasi menjadi serigala sewaktu-waktu, Sirius, James & Peter, berinisiatif untuk turut mempelajari ilmu tersebut.

Mereka juga yang bertanggung jawab atas keeksistensian Peta Marauder (Marauder's Map) yang seperti diperlihatkan perdana di Harry Potter and the Prisoner of Azkaban (2004), adalah peta yang mampu memperlihatkan seluruh ruangan dan sudut-sudut terembunyi di Hogwarts.

Melihat betapa pentingnya peran kelompok ini, tak heran apabila banyak Potterheads yang super kecewa ketika di kedelapan filmnya, kelompok ini tidak dijelaskan se-detail seperti di novelnya. Mari kita terus berdoa semoga ke depannya Hollywood mau memproduksi film spin-off Marauders.

10.

Novel: Tampang Harry, Ron & Hermione Tidak Serupawan Seperti di Filmnya

10 Perbedaan Mencolok Antara Harry Potter Versi Novel dengan Filmnya

Bagi kita yang belum pernah membaca novel-nya, mungkin masih beranggapan bahwa tampang Ron, Hermione dan Harry di filmnya tidak berbeda jauh dengan yang dideskripsikan di novelnya. Padahal, kalau kamu baca novel-nya, gambaran tampang ketiganya di novelnya tidaklah setampan/secantik seperti versi filmnya.

Tanpa perlu mendeskripsikan secara detail, intinya di novelnya, tampang ketiganya dideskripsikan sangat nerdy. Bahkan dideskripsikan juga bahwa Ron aslinya memiliki banyak bintik (freckles) di wajahnya dan Hermione memiliki gigi tonggos.

Melihat perbedaan yang signifikan ini, tak heran apabila fans merasa super terkejut. Bahkan Rowling sendiri pernah terang-terangan mengungkapkan ke Radcliffe kalau ia "kesal" karena  Radcliffe, Watson dan Grint memiliki wajah yang terlalu tampan.


Itulah tadi kesepuluh perbedaan mencolok Harry Potter  di novel dan filmnya. Dari 10 perbedaan ini, yang manakah yang benar-benar mengejutkan kalian ketika membacanya?

Tags :