Post
soda

Harga Tiket Pesawat Domestik Melonjak Drastis, Warganet Protes dan Buat Petisi untuk Menhub

Lonjakan harga tiket dinilai sudah tidak wajar

Penerapan tarif batas bawah dan batas atas terhadap harga tiket pesawat, kian lama kian memberatkan masyarakat. Sebelumnya Kemenhub telah mengatakan bahwa penetapan tarif ini disesuaikan dengan kemampuan daya beli masyarakat, namun kenyataannya sangat berbeda dengan pernyataan Kemenhub tersebut.

1
Kenaikan harga tiket yang tidak wajar

Maskapai penerbangan Garuda Indonesia via https://asia.nikkei.com 

Maskapai penerbangan Garuda Indonesia via https://asia.nikkei.com 

Masyarakat mulai mengeluh akan lonjakan harga tiket pesawat domestik bahkan untuk low season. Contoh, harga tike ke Padang, Sumatera Barat, yang biasanya berkisar antara 700 hingga 800 ribu, kini untuk low season mencapai harga sekitar Rp 1 juta lebih.

Hal ini dianggap sudah tidak wajar oleh masyarakat. Tidak hanya harga tiket ke Padang, tiket pesawat dengan tujuan Makassar pun naik 50 persen bahkan untuk low season.

“Amat susah sekarang mencari harga tiket ke Makassar yang di kisaran harga normal sesuai keputusan pemerintah. Intinya, rata-rata naiknya 50%, bukan 5%,” ujar Harry Irfan, salah satu pelanggan moda transportasi udara.

Hal demikian justru berbanding terbalik dengan harga tiket pesawat internasional yang lebih murah hingga mencapai setengahnya untuk low season. Banyaknya keluhan dan protes dari konsumen, akhirnya warganet pun membuat petisi yang ditujukan untuk Menteri Perhubungan agar mau menurunkan harga tiket domestik.

2
Petisi dari warganet untuk turunkan harga tiket

Maskapai penerbangan Lion Air via https://www.panjimas.com 

Maskapai penerbangan Lion Air via https://www.panjimas.com 

Petisi untuk menurunkan harga tiket domestik dibuat oleh seorang pria bernama Iskandar Zulkarnain. Petisi ini ditujukan untuk Presiden Joko Widodo, Menteri Perhubungan Budi Karya, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Direktur Utama Garuda Indonesia, CEO Garuda Indonesia, dan CEO Lion Air.

Berikut deskripsi petisi tersebut:

Semenjak kejadian jatuhnya Lion Air JT610 yang membuat seluruh warga negara Indonesia berduka, harga tiket penerbangan domestik mengalami kenaikan sampai batas atas.

Penerbangan domestik yang biasanya pulang pergi bisa dibawah 1 juta rupiah, kini rata2 di atas 1 juta bahkan bisa 2-4 juta pp perorang. Harga tersebut terpantau stabil tinggi dari Januari hingga beberapa bulan ke depan.

Di negara kepulauan seperti Indonesia, tentu maskapai penerbangan memiliki peran yang penting dalam perkembangan dan kemajuan negara. Tetapi dengan kenaikan harga tiket pesawat tentunya hal ini sangat mencekik masyarakat Indonesia yang akan bepergian menggunakan pesawat.

Apalagi kebanyakan masyarakat Indonesia adalah perantauan yang mencari kerja di luar kampung halaman, dengan harga tiket yang melambung tinggi akan sangat memberatkan.

Ditambah dengan gerakan promosi “Wonderful Indonesia” yang saat ini digalakkan Pemerintah Indonesia dalam menarik wisatawan baik domestik maupun manca negara.

Naiknya tiket domestik sampai hampir ke batas atas tentu menjadi hambatan tersendiri bagi wisatawan untuk menjelajah Indonesia. Sebuah ironi tersendiri.

Kenaikan tiket domestik yang tidak wajar ini bertolak belakang dengan maraknya promo tiket ke luar negeri dari maskapai-maskapai luar, sehingga masyarakat Indonesia lebih memilih berlibur ke luar negeri daripada ke dalam negeri.

Maka daripada itu mari kita ajukan petisi agar maskapai lebih memikirkan kemajuan pariwisata Indonesia dan kemampuan masyarakat Indonesia dalam membeli tiket pesawat. Turunkan harga tiket pesawat domestik agar bisa bersaing dengan tiket pesawat ke luar negeri”

Baca Juga:

Petisi tersebut saat ini sudah ditanda tangani lebih dari 6.500 orang dengan target 7.500 tanda tangan. Setelah keluarnya petisi ini, semoga Kemenhub segera memberikan tanggapan dan menangani permasalahan lonjakan harga tiket ini.

keyword di konten ini

Comments

Winning Post

Cuma Berjualan Nasi Uduk Selama 6 Jam, Penghasilan Orang Ini Lebih Gede dari Mereka yang Kerja di Korporat

1

Cuma Berjualan Nasi Uduk Selama 6 Jam, Penghasilan Orang Ini Lebih Gede dari Mereka yang Kerja di Korporat
Dua Pengkritik Pemerintah Hilang dan Ditemukan Tewas Termutilasi di Sungai Mekong. Petrus Muncul Lagi?

2

Dua Pengkritik Pemerintah Hilang dan Ditemukan Tewas Termutilasi di Sungai Mekong. Petrus Muncul Lagi?
Buang Hartanya, Wanita ini Bikin Sungai di Indramayu Alirkan Uang Puluhan Juta, Warga Turun Menjala Uang Seratus Ribuan!

3

Buang Hartanya, Wanita ini Bikin Sungai di Indramayu Alirkan Uang Puluhan Juta, Warga Turun Menjala Uang Seratus Ribuan!